Thursday, 14 Jumadil Awwal 1444 / 08 December 2022

Thursday, 14 Jumadil Awwal 1444 / 08 December 2022

14 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

PSSI Targetkan Timnas Putri Terbentuk Januari

Rabu 13 Dec 2017 00:37 WIB

Red: Endro Yuwanto

Ratu Tisha

Ratu Tisha

Foto: facebook.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menargetkan tim nasional (timnas) putri untuk Asian Games 2018 terbentuk pada Januari 2018. Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Ratu Tisha Destria, nantinya timnas putri tersebut akan diperkuat pemain dari Piala Pertiwi 2017 dan seleksi di luar kompetisi itu.

"Untuk yang bermain di Pertiwi, nantinya akan ada persiapan sekitar tujuh sampai 10 hari setelah kompetisi selesai pada 13 Desember 2017. Jadi kemungkinan bisa berkumpul setelah tanggal 22 Desember 2017," ujar Ratu Tisha, Selasa (12/12).

Sementara untuk pelatih timnas, Sekjen PSSI ini menyatakan segera diputuskan sebab pelatih akan berperan dalam memilih pemain untuk timnas. Saat ini, sudah ada tiga nama yang dimiliki oleh PSSI dari tujuh nama yang dicalonkan. Namun, Ratu Tisha enggan memberitahukan sosok ketiga orang tersebut.

Di Asian Games 2018, PSSI tidak membebankan target prestasi bagi timnas putri. Sebab, PSSI mengakui timnas putri Indonesia dibentuk dengan mendadak tanpa melalui kompetisi. "Kami sadar bahwa pembentukan timnas putri ini terburu-buru karena Indonesia belum memiliki kompetisi putri. PSSI sadar bahwa kompetisi merupakan cara utama menghasilkan timnas yang mumpuni dan kami sedang menuju kompetisi putri tersebut," jelas Ratu Tisha.

PSSI memang menjadikan Piala Pertiwi 2017 sebagai saringan utama untuk menemukan pemain-pemain timnas putri menuju Asian Games 2018. Piala Pertiwi 2017 digelar 3-13 Desember 2017 di Stadion Bumi Sriwijaya dan Stadion Atletik Jakabaring, Palembang, Sumatra Selatan dan dijadikan kompetisi uji coba atau test event Asian Games 2018.

Kompetisi ini diikuti oleh 13 tim yang berasal dari 13 asosiasi provinsi, yaitu Kalimantan Barat, Jambi, Papua Barat, Jawa Barat, Sumatra Selatan, Sulawesi Selatan, DI Yogyakarta, Bengkulu, Papua, dan Bali.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile