Tuesday, 11 Muharram 1444 / 09 August 2022

Tuesday, 11 Muharram 1444 / 09 August 2022

11 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Sedekah QR Baznas Jadi yang Pertama di Dunia

Jumat 22 Dec 2017 12:47 WIB

Rep: Mg02/ Red: Gita Amanda

Deputi Baznas Arifin Purwakananta bersama perwakilan Sydeco meresmikan QR code.

Deputi Baznas Arifin Purwakananta bersama perwakilan Sydeco meresmikan QR code.

Foto: Foto: Mg02

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sedekah dengan menggunakan kode QR yang baru saja diluncurkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Ini diklaim sebagai yang pertama di dunia.

Hal itu disampaikan oleh Deputi Baznas Arifin Purwakananta saat peluncurannya di Jakarta, Jumat (22/12). "Sudah saya cek di seluruh dunia, ini adalah yang pertama," katanya.

Arifin mengatakan, sebagai tahap awal, pihaknya akan menggandeng sejumlah pihak untuk mengembangkan kode QR agar semakin dikenal oleh masyarakat luas. Nantinya, Baznas berencana akan menempelkan kode QR di semua tempat. Diharapkan nantinya bisa menjangkau semua kalangan.

"Kita ingin sebelum Ramadhan kode QR ini sudah tersebar di seluruh wilayah Indonesua. Jadi yang ingin mengeluarkan zakat tak perlu lagi harus antri," katanya.

Selain menyediakan layanan kemudahan untuk berzakat kode QR yang dikembangkan oleh Sydeco ini juga menyediakan infak untuk keperluan lainnya, seperti bantuan kemanusiaan untuk Palestina, bantuan kemanusiaan untuk Myanmar, dan bantuan kemanusiaan terkait bencana alam.

Direktur Operasional PT Sydeco Albert Downer mengatakan, pihaknya sangat bersyukur bisa membantu meringankan kerja Baznas dalam mengumpulkan dana Zakat Infak Shadaqah (ZIS). "Pak Arifin cerita ke saya bahwa dana ZIS sebetulnya besar sekali. Tapi yang terserap sangat kecil, bahkan satu persennya pun belum ada," katanya.

Albert mengaku, dalam mengembangkan kode QR ini tak butuh waktu lama. Cukup mengahabiskan waktu sekitar satu bulan untuk menyempurnakannya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile