Rabu 27 Dec 2017 10:57 WIB

Ini Fasilitas dari AP II untuk Penumpang Kereta Bandara

Kereta bandara melintas saat uji coba Kereta Bandara Soekarno-Hatta di Stasiun Soekarno-Hatta, Jakarta, Selasa (26/12).
Foto: Republika/Mahmud Muhyidin
Kereta bandara melintas saat uji coba Kereta Bandara Soekarno-Hatta di Stasiun Soekarno-Hatta, Jakarta, Selasa (26/12).

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- PT Angkasa Pura II telah menyiapkan sejumlah fasilitas unggulan untuk memanjakan penumpang kereta Bandara Soekarno-Hatta. Direktur PT Angkasa Pura II Muhammad Awalludin di Tangerang, Rabu (27/12), mengatakan, seluruh fasilitas unggulan tersebut sudah bisa digunakan penumpang seiring dengan mulai beroperasinya Kereta Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (26/12).

"Fasilitas tersebut di antaranya dua rungga tunggu yang berada di sisi kiri dan kanan stasiun," katanya.

Stasiun Bandara Soekarno-Hatta berada di area perkantoran dengan bangunan dua lantai dan tampilan ornamen arsitektur transparan dari bahan baku kaca. Ruang tunggu penumpang tersebut pun sudah disiapkan seperti sofa, televisi dan alat untuk mengisi baterai ponsel. Bagi penumpang yang ingin membeli tiket, di stasiun tersebut pun telah disiapkan vending machine otomatis yang memberikan kemudahan pelayanan.

Termasuk juga layanan informasi penerbangan pesawat yang dapat diketahui penumpang kereta bandara hingga self check in untuk pemberangkatan pesawat. Sementara untuk di lantai dua, disiapkan tenant dan ATM Center. "Di Stasiun juga disiapkan Skytrain yang terhubung langsung dengan Terminal 1, Terminal 2 dan Terminal 3," jelasnya.

Ke depannya, PT Angkasa Pura II akan menyiapkan tempat parkir yang terhubung dengan stasiun tersebut sehingga penumpang akan lebih nyaman. "Seluruh fasilitas akan terus diperbaiki dan ditingkatkan untuk kenyamanan penumpang. Kita akan buat semuanya terintegrasi," ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
سَيَقُوْلُ الْمُخَلَّفُوْنَ اِذَا انْطَلَقْتُمْ اِلٰى مَغَانِمَ لِتَأْخُذُوْهَا ذَرُوْنَا نَتَّبِعْكُمْ ۚ يُرِيْدُوْنَ اَنْ يُّبَدِّلُوْا كَلٰمَ اللّٰهِ ۗ قُلْ لَّنْ تَتَّبِعُوْنَا كَذٰلِكُمْ قَالَ اللّٰهُ مِنْ قَبْلُ ۖفَسَيَقُوْلُوْنَ بَلْ تَحْسُدُوْنَنَا ۗ بَلْ كَانُوْا لَا يَفْقَهُوْنَ اِلَّا قَلِيْلًا
Apabila kamu berangkat untuk mengambil barang rampasan, orang-orang Badui yang tertinggal itu akan berkata, “Biarkanlah kami mengikuti kamu.” Mereka hendak mengubah janji Allah. Katakanlah, “Kamu sekali-kali tidak (boleh) mengikuti kami. Demikianlah yang telah ditetapkan Allah sejak semula.” Maka mereka akan berkata, “Sebenarnya kamu dengki kepada kami.” Padahal mereka tidak mengerti melainkan sedikit sekali.

(QS. Al-Fath ayat 15)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement