Ahad 31 Dec 2017 19:28 WIB
Dzikir Nasional Republika 2018

Gus Solah: Tanggung Jawab Umat Islam Jaga Keutuhan Bangsa

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Agung Sasongko
Jamaah membaca Alquran di Masjid At-Tin, Jakarta, Ahad (31/12). Sejumlah jaamah mulai memadati masjid At-Tin dan menunggu Dzikir Nasional 2017 dengan membaca Alquran.
Foto: Republika/Prayogi
Jamaah membaca Alquran di Masjid At-Tin, Jakarta, Ahad (31/12). Sejumlah jaamah mulai memadati masjid At-Tin dan menunggu Dzikir Nasional 2017 dengan membaca Alquran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pimpinan Pesantren Tebuireng, KH Salahuddin Wahid (Gus Solah) akan memberikan tausiyah mengawali rangkaian acara Dzikir Nasional 2017 di Masjid At-Tin, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur. Gus Solah akan memberikan tausiyah yang berkaitan dengan tema Dzkir Nasional, yakni perkuat silaturrahim untuk bangsa.

"Akan menyampaikan tausiyah selama setengah jam, kalau yang memimpin zikir Ustaz Arifin Ilham," kata KH Salahuddin kepada Republika sebelum memberikan tausiyah, Ahad (31/12).

KH Salahuddin mengatakan, perkuat silaturrahim untuk bangsa, jadi tausiyahnya akan mengajak melihat ke belakang. Apakah bangsa ini pernah tidak utuh dan pecah. Menurutnya, bangsa ini belum pernah pecah dan tidak utuh, tapi pernah hampir pecah.

"Jadi kita mempelajari itu, kedepannya apa yang harus kita lakukan agar tidak pecah," ujar tokoh Nahdlatul Ulamal

Ia menegaskan, tanggung jawab untuk menjaga keutuhan ada di umat Islam. Karena umat Islam adalah umat terbesar. Dalam meraih kemerdekaan, peran umat dan tokoh-tokoh Islam juga sangat besar. Oleh karena itu, dikatakan KH Salahuddin, umat Islam dulu harus rukun. Umat Islam harus saling percaya dan saling menghormati. Baru bisa menjaga keutuhan Indonesia.

Berdasarkan pantauan Republika.co.id, pada Ahad (31/12), peserta Dzikir Nasional mulai berdatangan menjelang Sholat Asar ke Masjid At-Tin. Mereka ingin mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan yang positif, yakni berdzikir dan bermuhasabah.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement