Senin 05 Feb 2018 22:00 WIB

Korban Longsor Bandara Cengkareng Masih Dievakuasi

Korban longsor jalan parimeter selatan Bandara Soekarno-Hatta masih proses evakuasi

Rep: Singgih Wiryono/ Red: Hazliansyah
Proses evakuasi longsor di underpass jalan parimeter selatan Bandara Soekarno-Hatta, Senin (5/2).
Foto: Republika/Singgih Wiryono
Proses evakuasi longsor di underpass jalan parimeter selatan Bandara Soekarno-Hatta, Senin (5/2).

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Korban longsor jalan parimeter selatan Bandara Soekarno-Hatta masih dalam proses evakuasi. Pantauan Republika.co.id di lokasi kejadian, Senin (5/2) malam, satu alat berat dikerahkan untuk mengevakuasi korban.

Mobil ambulans juga terlihat di lokasi untuk evakuasi korban. Namun, hingga pukul 21.28 WIB korban masih belum bisa dikeluarkan dari longsoran beton underpass jalan parimeter selatan.

Salah seorang warga yang ikut melihat proses evakuasi, Sofiah (28), mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, kata dia, jalan dalam kondisi padat.

"Iya waktu itu macet, lalu hujan deras kedua, tiba-tiba ambrol," kata dia saat ditemui Republika.co.id di lokasi kejadian.

Sofiah mengatakan, saat terjadi longsor, sempat terdengar suara runtuh dan klakson mobil yang terus ditekan hingga warga Kampung Sukatani, yang berada di sekitar kejadian keluar untuk melihat kejadian.

"Ternyata ada mobil kegenjet gitu," jelas dia.

Saat ini proses evakuasi juga masih menjadi tontonan warga. Area evakuasi dipasangi garis polisi dengan jarak kurang lebih 50 meter untuk memudahkan petugas mengevakuasi tanpa kerumunan warga.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement