Senin 12 Feb 2018 21:02 WIB

KPUD Bandung Barat Tetapkan Tiga Paslon Bupati-Wakil Bupati

Persyaratannya sudah sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku

KPUD Bandung Barat Tetapkan Tiga Paslon Bupati-Wakil Bupati
KPUD Bandung Barat Tetapkan Tiga Paslon Bupati-Wakil Bupati

REPUBLIKA.CO.ID,NGAMPRAH--Tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Bandung Barat periode tahun 2018 – 2023 telah ditetapkan oleh KPU Kabupaten Bandung Barat (KBB). Penetapan resmi ini diselenggarakan di Aula KPU KBB, Senin (12/2).

Pasangan calon tersebut adalah Aa Umbara Sutisna – Hengki Kurniawan yang diusung koalisi partai Demokrat, Nasdem,  PAN, PKPI, dan PKS. Pasangan kedua adalah Dodi Imron Cholid – Pupu Sarirohayati yang diusung koalisi partai Golkar, Gerindra, Hanura dan Partai non parlemen PBB. Serta pasangan Elin S Abubakar – Maman S Sunjaya yang diusung PDIP, PPP, PKB.

Sedangkan calon pasangan dari jalur independen, Ikke Dewi Sartika – Uden Dada Priatana dinyatakan tidak lolos karena persyaratan pengumpulan KTP dan tanda tangan kurang memenuhi syarat yang sudah ditentukan. ''Secara sah kami umumkan bahwa ketiga pasangan bakal calon dari jalur partai telah sah sebagai pasangan calon. Persyaratannya sudah sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku,'' tutur Ketua KPU Bandung Barat, Iing Nurdin alam siaran pers yang diterima Republika, Senin (12/2).

Iing menambahkan, tahapan selanjutnya akan dilaksanakan Selasa (13/2),  yaitu tahap penomoran bagi ketiga paslon.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement