Sabtu 31 Mar 2018 07:12 WIB

Cedera Kepala, Stones Absen Bela City di Markas Everton

Stones mengalami cedera kepala saat Inggris bermain imbang 1-1 dengan Italia.

John Stones, right, fouls Bristol City's Bobby Reid pada leg pertama semifinal Piala Liga antara Manchester City melawan Bristol City di Etihad Stadion, Rabu (10/1) dini hari.
Foto: Dave Thompson/AP
John Stones, right, fouls Bristol City's Bobby Reid pada leg pertama semifinal Piala Liga antara Manchester City melawan Bristol City di Etihad Stadion, Rabu (10/1) dini hari.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Bek Manchester City John Stones akan absen saat timnya bertandang ke markas Everton, Stadion Goodison Park dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Sabtu (31/3). Stones, diungkapkan pelatih Pep Guardiola, menderita gegar otak.

Stones mengalami cedera kepala saat Inggris bermain imbang 1-1 dengan Italia. Guardiola mengatakan bahwa protokol penanganan cedera kepala perlu diikuti.

"Dia merasa sangat baik tetapi aturan mengatakan dia membutuhkan tujuh hari libur," kata Guardiola, Jumat (30/3). 

Stones merupakan mantan pemain Everton. Dia meninggalkan Goodison Park menuju Manchester pada 2016 dengan biaya transfer sebesar 47,5 juta pound. Guardiola mengharapkan Stones sudah bugar dan bisa bermain saat menghadapi Liverpool pada perempat final Liga Champions di Anfield tengah pekan depan.

Guardiola mengatakan, Sergio Aguero yang absen dalam dua pertandingan persahabatan Argentina selama jeda internasional karena cedera lutut sudah lebih baik. Tetapi dia memberikan isyarat Aguero juga tidak tampil dulu melawan Everton.

Kemenangan di Goodison akan menempatkan City peluang untuk meraih gelar juara di kandang saat melawan rival sekota Manchester United pada 7 April. City kini memuncaki klasemen dengan nilai 16.

Namun, Guardiola tak mau berleha-leha. Apalagi setelah lawan United, City akan meladeni Tottenham Hotspur sepekan kemudian. "Belum selesai, Kami hampir sampai, hampir dalam situasi yang ideal tetapi itu belum selesai," tegasnya.

Ia menegaskan, Liga Inggris sangat sulit. Satu tim bisa kalah dua atau tiga kali berturut-turut dan tim tersebut kemudian berada dalam kesulitan. 

"Goodison selalu menjadi tanah yang sulit, derbi Manchester akan menjadi sangat, sangat sulit dan kami tahu betapa baik Tottenham bermain di Wembley," kata dia.

Guardiola mengatakan timnya akan merayakannya gelar setelah sudah pasti berada di genggaman. Saat ini, tegasnya, City mempersiapkan tim seperti biasa.

sumber : Antara/Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement