Ahad 15 Apr 2018 00:22 WIB

BMH Peduli Janda Tangguh

BMH menyalurkan sembako dan uang tunai kepada 85 buruh gendong di Pasar Johar.

Red: Irwan Kelana
BMH memberikan bantuan paket sembako dan uang tunai kepada para wanita yang merupakan janda dan buruh gendong di Pasar Johar, Semarang.
Foto: Dok BMH
BMH memberikan bantuan paket sembako dan uang tunai kepada para wanita yang merupakan janda dan buruh gendong di Pasar Johar, Semarang.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Menjadi single fighter (orang tua/pejuang keluarga tunggal) bagi para ibu bukanlah harapan yang diimpikan dalam menjalani kehidupan pribadinya. Apalagi ditambah beban hidup akhir-akhir ini yang semakin meroket menjadi tantangan tersendiri bagi mereka. Hidup dalam kesendirian memikul amanah kebutuhan keluarga membutuhkan empati bagi banyak orang.

Menjelang Ramadhan menjadi momentum bagi kaum Muslimin untuk mengasah hati dan melatih diri, sanggupkah  hadir di tengah-tengah mereka agar terus semangat menata masa depan diri dan keluarga menjadi lebih baik.

Tim Baitul Maal Hidayatullah (BMH) bersilaturahim dengan para janda tangguh di Masjid An Nur Diponegoro, Kota Semarang Jawa Tengah, Kamis (12/4). Para janda tangguh ini berjuang untuk menghidupi kebutuhan keluarganya dengan menjadi buruh gendong di Pasar Johar Kota Semarang.

"Terima kasih kepada Ibu-ibu tangguh yang sudah berjuang keras untuk mencari rezeki dengan mengambil peran sebagai buruh gendong di Pasar Johar ini. Hari ini, BMH juga akan berbagi. Semoga dana dan sembako yang dititipkan BMH menjadi berarti bagi Ibu-ibu semuanya,” kata General Manager (GM) BMH Jawa Tengah, Imam Muslim, melalui rilis yang diterima Republika.co.id, Jumat (13/4).