Selasa 24 Apr 2018 20:57 WIB

Hasto: Elektabilitas Jokowi Pengaruhi Penentuan Cawapres

Sekjen PDIP mengatakan hasil survei jadi modal keyakinan menang di Pilpres.

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Bayu Hermawan
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.
Foto: Republika/Febrian Fachri
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menilai, naiknya elektabilitas Joko Widodo (Jokowi) di beberapa survei menjadi modal keyakinan menang di Pilpres mendatang. Ia juga menilai elektabilitas Jokowi berpengaruh dalam menentukan calon wakil presiden (cawapres) pendamping Jokowi.

"Tentu saja antara capres dan cawapres ini kan satu kesatuan, tidak bisa dipisahkan. Ruang lingkup Wapres pun itu identik dengan ruang lingkup Presiden," ujar Hasto di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Selasa (24/4).

Namun, menurut Hasto posisi cawapres untuk Jokowi baru akan dibicarakan usai Pilkada serentak 2018. Mekanisme yang dilakukan PDIP juga telah memberikan mandat kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Beliaulah yang akan memberikan arah siapa yang kira-kira akan menjadi cawapres Pak Jokowi, tentu saja bersama ketua umum partai politik lainnya," kata Hasto.

Selain itu, Hasto memastikan partai koalisi juga akan menjadikan pendapat Jokowi sebagai pertimbangan utama terkait cawapresnya. "Tentu saja Pak Jokowi sebagai tokoh sentralnya di dalam menentukan siapa calon wakil Presiden tersebut. Semua melalui musyawarah, semua melalui dialog karena apa pun yang dicari PDIP oleh Ibu Megawati adalah pemimpin untuk rakyat," jelasnya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement