Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

 

8 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kapolda Jatim Nyatakan Perang pada Peredaran Miras

Rabu 25 Apr 2018 14:13 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Esthi Maharani

Polrestabes Surabaya bersama unsur dan tokoh masyarakat Surabaya melakukan pemusnahan minuman keras di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (25/4). Pemusnahan dipimpin langsung Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan.

Polrestabes Surabaya bersama unsur dan tokoh masyarakat Surabaya melakukan pemusnahan minuman keras di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (25/4). Pemusnahan dipimpin langsung Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan.

Foto: Republika/Dadang Kurnia
Kapolda Jatim akan sanksi Kapolsek yang biarkan peredaran miras

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin menyatakan perang terhadap peredaran minuman keras di Jawa Timur. Machfud juga mengaku sudah memerintahkan jajarannya untuk dengan keras melakukan operasi perdagangan minuman keras yang tidak pada tempatnya.

 

"Apalagi yang oplosan. Jangan menunggu orang meninggal lagi kita melakukan operasi. Pencegahan lebih baik. Kita lakukan dengan keras dengan sungguh-sungguh," ujar Machfud di Mapolda Jatim, Surabaya, Rabu (25/4).

Machfud juga berjanji akan memberi sanksi kepada Kapolsek yang membiarkan peredaran minuman keras ilegal di wilayahnya. Bahkan, Machfud menyatakan tidak akan segan-segan mencopot jabatan anggota polisi yang kedapatan terlibat dalam peredaran barang haram tersebut.

"Akan memberikan sanksi bagi para Kapolsek yang membiarkan (peredaran miras), yang di tempatnya ada kejadian. Apalagi anggota terlibat dalam perdagangan akan kita periksa, kita copot jabatannya," kata Machfud.

Machfud juga menyatakan akan memidanakan produsen dan pengedar miras oplosan. Terlebih, kejadian tewasnya masyarakat yang diduga akibat menenggak minuman keras oplosan terus berulang.

"Iya kita akan pidanakan produsennya apalagi ilegal. Kita proses yang selama ini hanya enak-enak saja, pedagangnya itu akan kita proses dengan sungguh-sungguh. Kita sudah berulang-ulang, capek nangkepin dengan skala besar," kata Machfud.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile