Tuesday, 12 Jumadil Awwal 1444 / 06 December 2022

Tuesday, 12 Jumadil Awwal 1444 / 06 December 2022

12 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Timnas Putri Indonesia tak Dibebani Target Juara

Senin 30 Apr 2018 16:15 WIB

Rep: Maspril Aries/ Red: Endro Yuwanto

Ketua Asosiasi Sepak Bola Wanita PSSI Papat Yunisal memberikan keterangan kepada wartawan pada jumpa pers Piala AFF Girl U-16 yang akan berlangsung 1 - 13 Mei di komplek Jakabaring Sport City,

Ketua Asosiasi Sepak Bola Wanita PSSI Papat Yunisal memberikan keterangan kepada wartawan pada jumpa pers Piala AFF Girl U-16 yang akan berlangsung 1 - 13 Mei di komplek Jakabaring Sport City,

Foto: Republika/Maspril Aries
Sebagai tuan rumah, Indonesia diharapkan menembus semifinal Piala AFF Girl U-16.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- The ASEAN Football Federation (AFF) atau Federasi Sepak Bola ASEAN kembali menggelar turnamen sepak bola putri U-16 atau AFF Under-16 Girls Championship. Gelaran di Palembang 1 hingga 13 Mei 2018 ini diikuti sembilan tim nasioal (timnas) negara-negara ASEAN.

Timnas putri Indonesia pada laga pertama akan melawan kandidat kuat juara timnas putri Thailand pada 2 Mei 2018 di Stadion Bumi Sriwijaya.

"Tim nasional U-16 Indonesia yang turun pada Piala AFF Girl U-16 tidak dibebani target menjadi juara karena terdapat wakil Asia di Piala Dunia yakni Thailand," ujar Ketua Asosiasi Sepak Bola Wanita PSSI Papat Yunisal, Senin (30/4).

Sebagai tuan rumah, timnas Indonesia diharapkan menembus semifinal. Tim ini sudah disiapkan cukup matang selama lima bulan oleh pelatih Rully Nere. "Saya optimistis dengan bermain di rumah sendiri akan membangkitkan semangat pemain," kata Papat Yunisal.

Indonesia selaku tuan rumah akan tergabung dalam Grup B bersama Thailand, Kamboja, dan Laos. Menurut Papat Yunisal, peluang Indonesia untuk lolos grup sangat terbuka. "Satu keberuntungan timnas putri Indonesia masuk Grup B yang berisi empat tim sehingga peluang semakin terbuka. Setidaknya bisa runner-up di grup," ujarnya.

Walau sudah menjalani pemusatan latihan sejak lima bulan lalu, persiapan tim nasional putri belum maksimal. Menurut pelatih Rully Nere, lantaran penerapan regulasi pemain harus berusia di bawah U-16, beberapa pemain Indonesia yang sempat memperkuat timnas pada kejuaraan di Laos, akhirnya tidak bisa bergabung.

Rully Nere menambahkan, khusus untuk pemain timnas putri Indonesia sebagian berlatar belakang pemain futsal. Khusus penjaga gawang, karena adanya regulasi U-16 dari AFF, timnas pun merekrut penjaga gawang dari tim futsal. "Namun kemampuannya sebagai penjaga gawang masih perlu ditingkatkan," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile