Tuesday, 5 Jumadil Awwal 1444 / 29 November 2022

Tuesday, 5 Jumadil Awwal 1444 / 29 November 2022

5 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Timnas Putri Akui Keunggulan Thailand 0-3

Rabu 30 May 2018 17:13 WIB

Red: Israr Itah

Pemain timnas putri Indonesia, Dhaniele Daphne (kedua kanan), berebut bola dengan pesepak bola putri Thailand, Khwanrudi Saengchan (kanan), saat pertandingan persahabatan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Ahad (27/5).

Pemain timnas putri Indonesia, Dhaniele Daphne (kedua kanan), berebut bola dengan pesepak bola putri Thailand, Khwanrudi Saengchan (kanan), saat pertandingan persahabatan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Ahad (27/5).

Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Perbaikan ini menjadi modal untuk turun di Piala AFF pada akhir Juni 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Timnas putri Indonesia dikalahkan wakil zona Asia Tenggara di Piala Dunia 2019, Thailand, dengan skor 0-3 pada laga persahabatan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Rabu (30/5) malam. Meski menelan kekalahan, hasil ini dinilai jauh lebih baik karena pada pertandingan persahabatan pertama dipukul telak oleh Thailand 0-13, Ahad (27/5).

Pelatih Timnas Satia Bagdja Ijatna dalam konferensi pers seusai pertandingan mengatakan, para pemainnya timnas tampil lebih baik karena para pemain dapat bertanding tenang dan percaya diri. Perbaikan ini menjadi modal untuk turun di Piala AFF pada akhir Juni 2018.

"Pertandingan persahabatan ini sangat penting bagi kami, khususnya di laga ini dapat memperbaiki sektor pertahanan," kata Satia.

Timnas Indonesia yang tidak tercatat dalam ranking FIFA pada pertemuan kedua ini melakukan perubahan strategi namun tidak terlalu banyak melakukan rotasi pemain. Jika sebelumnya berupaya bermain terbuka, kini lebih defensif.

Hasilnya, Thailand kesulitan untuk menembus area kotak penalti. Peluang terpaksa diciptakan di luar kotak penalti.

Thailand baru mampu menembus pertahanan Garuda Pertiwi pada masa injury time melalui sepakan Alisa Ruipinu setelah sempat dikelilingi tiga pemain belakang. Skor 1-0 untuk Thailand.

Memasuki babak kedua, Timnas semakin memperketat barisan pertahanan sehingga semakin mempersulit Tim Gajah Putih. Para pemain Indonesia berani melakukan pressing dan beberapa kali tekelan keras.

Upaya ini cukup membuahkan hasil karena mampu mengacaukan irama permainan satu dua Thailand. Indonesia bahkan sempat mendapatkan satu kesempatan emas melalui Tugiyati dengan menerapkan strategi serangan balik. Namun upaya ini gagal karena kepiawaian pemain belakang memotong pergerakan bola.

Berulang kali menahan serangan bergelombang, akhirnya benteng pertahanan Timnas bobol pada menit 83 melalui Silawan Intame dan menit 88 melalui Sudarat Chuchuen. Skor pun berubah 3-0 untuk Thailand yang bertahan hingga akhir pertandingan.

Pelatih Thailand Nuengrutai Srathongvian mengatakan Timnas Indonesia mengalami banyak perkembangan di pertandingan ini.

"Terutama dalam hal pertahanan. Kami kesulitan untuk penetrasi, apalagi kami memainkan pemain yang berbeda dibanding sebelumnya," kata dia.

Susunan Pemain

Indonesia : Safira Ika Putri, Vivi Oktavia Riski, Ade Mustikiana Oktafiani (c), Maulina Novriliani, Dhanielle Daphne, Zahra Musdalifah, Nur Laili, Mayang, Tugiyati, Ria Ristiani, Norffince Boma.

Thailand : Darut Changplook, Tipkritta Onsamai, Sirikan Phayaknet, Alisa Rukpinu, Orathai Srimanee (c), Saowalak Pengngam, Nipawan Panyosuk, Khwanrudi Saengchan, Sukanya Chor Charenying, Phonphirun Philawan, Sudarat Chuchuen. 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile