Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

 

10 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Leicester City akan Tampil Dominan di Markas MU

Kamis 09 Aug 2018 06:59 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Hazliansyah

 Penjaga gawang Denmark Kasper Schmeichel berhasil menepis tendangan penalti pemain Kroasia pada pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2018  di Stadion Nizhny Novgorod, Senin (2/7).

Penjaga gawang Denmark Kasper Schmeichel berhasil menepis tendangan penalti pemain Kroasia pada pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2018 di Stadion Nizhny Novgorod, Senin (2/7).

Foto: AP/Dmitri Lovetsky
Leicester City akan tandang ke markas MU di laga pembuka musim 2018/2019.

REPUBLIKA.CO.ID, LEICESTER -- Leicester City mencoba menerapkan kebiasaan baru. Itu sehubungan dengan gaya permainan pelatih anyar the Foxes, Claude Puel.

 

Juru taktik berkebangsaan Prancis lebih menyukai penguasaan bola sehingga Leicester bakal tampil lebih menyerang.

Kiper the Foxes, Kasper Schmeichel, mengakui hal itu. Penampilan pemilik King Power Stadium bakal berbeda musim ini.

"Secara klasik, kami terbiasa dengan serangan balik. Tapi, pelatih menginginkan kami mengambil kendali permainan," kata penjaga gawang tim nasional Denmark itu dalam situs resmi klubnya, mengutip dari Reuters, Kamis (9/8).

Satu ujian penting di depan mata. Leicester bakal bertemu Manchester United pada laga pembuka Liga Primer Inggris musim 2018/2019.

Duel tersebut akan berlangsung di Stadion Old Trafford, markas United, Sabtu (11/8) dini hari WIB. Menarik disimak bagaimana Schmeichel dan rekan-rekan mengaplikasikan taktik tersebut.

Apalagi, laga berlangsung di kandang lawan. "Ini akan sulit karena kami jauh dari rumah kami. Tapi, ini sesuatu yang harus kami coba," ujarnya.

Kubu MU jelas tak ingin didikte. Skuat Jose Mourinho memiliki banyak pemain bertipikal menyerang.

Claude Puel resmi menukangi Leicester City pada Oktober 2017 lalu menggantikan Craig Shakespeare. Puel akan menangani Leicester City hingga Juni 2020, yang dalam tugasnya akan didampingi Michael Appleton sebagai asisten manajer.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile