Kamis 30 Aug 2018 08:50 WIB

Tikus Hewan Paling Disukai Anak, Alasannya Bikin Gemas

Anak menyukai tikus karena selain lucu juga bisa menakuti orang tua

Rep: Dwina Agustin/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Tikus
Foto: Pixabay
Tikus

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hewan apa yang paling digemari anak-anak? Kucing, anjing, atau tikus? Menurut survei terbaru, anak-anak justru lebih menyukai hewan pengerat sebagai peliharaan.

Alasannya pun sungguh bikin gemas, karena salah satunya tikus adalah hewan paling tepat untuk menakuti orang tua. 

Pendiri dan editor RightPet Brett Hodges mengungkapkan, beberapa alasan kecintaan atas hewan pengerat ini, terutama pada usia dini, karena kemudahan dirawat. Memelihara tikus tidak memerlukan biaya banyak, sangat baik untuk menakuti orang tua dan teman yang cerdas serta menyenangkan, dikutip dari People, Kamis (30/8).

Hasil tersebut berasal dari survei yang dilakukan  The RightPet Pet Ownership Study. Mereka melakukan survei online antara 2010 hingga 2018 dengan melibatkan lebih dari 16.792 orang dari 113 negara dan menerima 64.284 ulasan tentang 32 jenis hewan peliharaan dan ternak.

Salah satu kesimpulan yang paling mengejutkan dari studi ekstensif tersebut adalah anak-anak saat ini lebih menggemari tikus sebagai peliharaan. Berdasarkan 5.150 ulasan dari 2.867 anggota RightPet di 74 negara berusia antara 10 dan 17 tahun menyatakan kegemaran mereka terhadap tikus.

Memelihara tikus memberikan mereka kepuasan lebih daripada jenis hewan peliharaan lainnya, bahkan lebih dari kucing atau anjing. Anak-anak muda menemukan kepuasan pada tikus, dan ketika usia mereka menginjak usia 17 tahun ke atas, maka kegemaran akan tikus berubah. Anjing dan kucing akan menjadi hewan peliharaan yang lebih digemari oleh orang dengan usia lebih dewasa.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement