Home >> >>
Sosialisasi Pemilu Via Youtube
Kamis , 30 Jan 2014, 19:33 WIB
Antara/Zabur Karuru
Warga melintas di depan baliho sosialisasi pemilu di Jakarta Barat, Rabu (15/1).

REPUBLIKA.CO.ID, MOJOKERTO -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mojokerto menyosialisasikan pemilu melalui video yang diunggah melalui media sosial 'Youtube' untuk menekan angka golongan putih.

Komisioner KPU Kota Mojokerto Mifta Amanu, Kamis (30/1) mengatakan dengan menggunakan media sosial diharapkan warga masyarakat lebih semangat untuk menggunakan hak pilihnya pada saat pemilu 9 April mendatang.

"Mereka yang terlibat dalam pembuatan video yang diunggah ke media sosial tersebut adalah para relawan demokrasi yang saat ini sudah terbentuk," katanya.

Ia mengemukakan, relawan demokrasi yang sudah terbentuk di Kota Mojokerto itu berasal dari berbagai elemen masyarakat.

"Di antaranya adalah berasal pelajar, kelompok masyarakat, kelompok keagamaan yang kesemuanya memiliki massa untuk diberikan sosialisasi pelaksanaan pemilihan umum," katanya.

Ia mengemukakan, KPU Kota Mojokerto juga melakukan sosialisasi pemilihan umum lewat media musik dangdut.

"Musik dangdut merupakan musik yang memasyarakat dan mudah sekali dicerna apa yang ingin disampaikan melalui musik itu," katanya.

Saat ini, kata dia, pihaknya sedang memfokuskan sosialisasi di kantung-kantung dan titik dengan tingkat partisipasi pemilih yang rendah.

"Sejumlah titik yang minim partisipasinya, akan dilakukan sosialisasi secara maksimal dengan tujuan untuk menekan angka golput," katanya.

Ia mengatakan, dari 18 kelurahan yang ada di Kota Mojokerto, ada sejumlah kelurahan yang tergolong minim tingkat partisipasinya.

"Di antaranya, Kelurahan Jagalan dan Kelurahan Sentanan. Kami saat ini juga tengah mendorong PPK, PPS, termasuk merekrut Relawan Demokrasi untuk meningkatkan partisipasi pemilih," katanya.

Ia mengatakan, tingginya mobililitas warga pemilih memengaruhi tingkat partisipasi warga Kota Mojokerto sehingga pihaknya mensiapkan sosialisasi dengan metode yang sesuai dengan obyek.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar