REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persiapan penyelenggara pemilu mendapat sorotan Partai Gerindra. Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, masalah yang dihadapi Komisi Pemilihan Umum (KPU) selalu sama setiap menjelang pileg mau pun pilpres.
Selain persoalan distribusi logistis yang kurang merata, ia melihat masalah informasi teknologi yang digunakan KPU jarang mendapat sorotan. Padahal, kesiapan sistem penghitungan harus diperhatikan secara baik.
Dia tidak ingin peristiwa pemilu 2004 dan 2009 terkait penghitungan suara digugat gara-gara teknologi yang diterapkan bermasalah. Karena itu, persiapan matang dan simulasi penghitungan ratusan juta suara harus sudah dilakukan sejak dini.
"Masalah IT ini memegang peranan penting dalam pemilu 2014. KPU harus memastikan masalah ini beres sebelum hari pemilihan," kata Muzani di Stadion Gelora Bung Karno, Ahad (23/3).
Muzani mengharapkan kinerja KPU tidak bermasalah. Dia mendorong agar seluruh komisioner mau belajar dari pemilu sebelumnya.
Dengan begitu, ketidakpuasan akibat hasil akhir penghitungan suara tidak sampai digugat parpol yang melihat adanya ketidak beresan masalah teknologi. "Masalah ini sangat menentukan, semoga tidak ada masalah," katanya.