Home >> >>
Caleg Terpilih Diminta Tak Kecewakan Masyarakat
Rabu , 09 Apr 2014, 17:29 WIB
Ist
Mantan wakil presiden Jusuf Kalla (tengah).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Wakil Presiden RI 2004 - 2009, Jusuf Kalla (JK) berpesan agar calon legislatif (caleg) terpilih jangan menyianyiakan amanah publik. Sebab masyarakat tidak ingin kembali kecewa dengan kinerja anggota dewan periode berikutnya.

"Lihatlah, banyak masyarakat berbondong-bondong datang ke TPS untuk memilih. Jangan kecewakan mereka," kata JK usai memilih di TPS 03 Jalan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu (9/4).

Para caleg dan parpol yang menang justru mengemban tugas berat untuk membawa perubahan 5 tahun ke depan. Ada amanah yang harus mereka jalankan, bukan hanya hasrat atas kedudukan semata. Sedangkan bagi yang kalah, mereka harus lapang dada, karena sudah berusaha.

Dia mengakui, suasana pemilu tahun ini memang kurang terasa di masyarakat. Alasannya, sistem pelaksanaan pemilu bersifat terbuka. Artinya, para calon dan parpol yang hendak maju, sudah lebih dulu merangkul masyarakat.

"Mereka yang kampanye di sini bukan lagi para pimpinan partai, tapi para caleg," ujar dia.

Sedangkan terkait minimnya antusiasme masyarakat untuk datang ke TPS, menurut dia, disebabkan banyaknya lokasi pemungutan suara yang tersebar di setiap kecamatan dan kelurahan. Kondisi itu memperlihatkan sedikitnya partisipasi pemilih.

"TPS di Indonesia ini terlalu banyak, dan hanya memuat sedikit daftar pemilih. Kalau di India itu, satu TPS untuk ribuan pemilih, makanya terlihat banyak," kata dia. 

Redaktur : Muhammad Hafil
Reporter : Andi Mohammad Ikhbal
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar