Home >> >>
Prabowo-Hatta Belum Dipastikan Hadiri Sidang Putusan MK
Rabu , 20 Aug 2014, 19:58 WIB
Prabowo Hatta

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa masih belum dipastikan akan menghadiri sidang putusan di Mahkamah Kontitusi (MK).

Rencananya majelis hakim konstitusi akan membacakan putusan sidang Perselisihan Hasil Pemillihan Umum (PHPU) Presiden/Wakil Presiden, Kamis (21/8). Salah satu kuasa hukum Prabowo-Hatta Elza Syarif mengaku belum mendapat konfirmasi akan kehadiran kliennya.

Kuasa hukum lain Heru Widodo mengatakan, ada rencana pasangan nomor urut 1 itu akan hadir langsung mendengarkan putusan. Namun, ia pun masih menunggu konfirmasi. "Kita konfirmasi kembali ya bagaimana keputusan akhirnya," kata Heru di Jakarta, Rabu (20/8).

Anggota Tim Perjuangan Merah Putih Andre Rosiade mengatakan, Prabowo dan Hatta bisa hadir atau pun tidak dalam pembacaan putusan. Namun, ia pun masih belum mendapat informasi yang memastikannya. Ia mengatakan, masih menunggu keputusan pasangan dari koalisi Merah Putih itu.

"Malam ini (Rabu) kita putuskan apakah Pak Prabowo-Hatta akan hadir atau tidak," ujar dia saat jumpa pers di Jalan Sisingamangaraja Nomor 21, Jakarta Pusat, Rabu.

Juru Bicara Tim Perjuangan Merah Putih Tantowi Yahya pun mengaku masih belum mendapat konfirmasi mengenai hadir atau tidaknya Prabowo-Hatta. Namun, ia menyampaikan pesan Prabowo untuk para pendukung atau relawan yang akan datang ke gedung MK saat pembacaan putusan.

Tantowi mengatakan Prabowo meminta massa pendukungnya untuk tetap sportif. "Menjaga norma untuk tidak melanggar aturan apapun. Jadi harus tertib," ujar dia.

Rencananya massa pendukung Prabowo-Hatta akan melakukan aksi di depan gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Pendukung capres-cawapres nomor urut 1 sebelumnya rutin menggelar aksi selama proses persidangan di MK berjalan.

Tantowi percaya para pendukung akan tetap menjalankan aksinya dengan tertib. "Dua pekan ini sudah dibuktikan," kata politisi Partai Golkar itu.

Redaktur : Citra Listya Rini
Reporter : Irfan Fitrat
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar