REPUBLIKA.CO.ID, BALAI KOTA -- Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama merespons positif kemenangan pasangan Jokowi-JK di DKI Jakarta. Pria yang kerap disapa Ahok itu menilai kemenangan pasangan tersebut di DKI mengindikasikan lebih dari setengah warga DKI Jakarta tidak mempermasalahkan dirinya memimpin ibu kota Jakarta.
''Berarti isu orang tidak mau pilih Jokowi karena orang tidak mau Ahok jadi gubernur di DKI itu tidak benar,'' kata Ahok di Balai Kota, Kamis (17/7).
Dikatakan Ahok, beberapa waktu lalu ada sebagian masyarakat DKI meyakini capres nomor urut dua itu kalah di DKI. ''Dulu kan orang bilang gitu, DKI pasti kalah karena orang tidak rela Ahok jadi Gubernur. Nah kalau di Jakarta (Jokowi) menang berarti orang Jakarta di atas 50 persen bisa pilih Ahok jadi gubernur dengan kerja seperti ini, tapi gak tahu kalau besok-besok berubah,'' kata mantan bupati Belitung Timur tersebut.
Seperti diketahui, berdasarkan rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) tingkat kota, pasangan Jokowi-JK mengungguli pasangan Prabowo-Hatta dengan total perolehan suara untuk Jokowi-Kalla sebanyak 2.861.417 suara.
Adapun pasangan Prabowo-Hatta mendapatkan 2.528.773 suara. Jokowi-JK unggul dibeberapa wilayah, seperti Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu. Sedangkan pasangan Prabowo-Hatta unggul di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.