Home >> >>
Prabowo-Suryadharma Shalat Jumat di Istiqlal
Jumat , 16 May 2014, 02:43 WIB
Republika/ Wihdan
PPP Resmi Dukung Prabowo. Ketua Umum PPP Suryadarma Ali memberikan keterangan pers terkait sikap PPP usai Rapimnas II PPP di Jakarta, Senin (12/5).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subainto terus bergerilya melakukan konsolidasi menjelang pendaftaran capres pada 18 Mei mendatang. Mantan panglima Kostrad itu akan terus menghelat pertemuan dengan para pimpinan parpol calon mitra koalisi.

Pada Jumat (16/5), kegiatan Prabowo adalah bertandang ke kantor DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jalan Diponegoro Nomor 60, Jakarta Pusat. Prabowo akan bertemu jajaran pimpinan parpol berlambang Kabah itu untuk penguatan terbentuknya koalisi yang solid.

Pasalnya, petinggi PPP sempat melontarkan kritikan ketika Prabowo memutuskan untuk menggandeng Hatta Rajasa sebagai pendampingnya. Untuk meredam gejolak mitra koalisi, eks danjen Kopassus itu menerima usulan untuk melibatkan PPP dalam pengambilan keputusan siapa cawapres yang layak diusung.

Sebelum menghadiri pertemuan itu, Prabowo dan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali dijadwalkan menunaikan shalat Jumat bareng. Tentu saja, keputusan Prabowo untuk tampil di muka umum merupakan aktivitas yang jarang dilakukannya pada hari-hari sebelumnya.

"Kegiatan publik Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Jumat 16 Mei 2014 pukul 13.00 WIB di kantor DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jl. Diponegoro No 60 Jakarta, didahului shalat Jumat bersama Bapak Suryadharma Ali di Masjid Istiqlal pada pukul 11.00 WIB," demikian pernyataan yang dikirim Gerindra Media Center.

Redaktur : Julkifli Marbun
Reporter : Erik Purnama Putra
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar