Home >> >>
JK: Kalau Pileg Tidak Pilih Golkar Itu Baru Salah
Ahad , 08 Jun 2014, 14:21 WIB
Agung Supriyanto/Republika
Jusuf Kalla (JK)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon wakil presiden, Jusuf Kalla (JK) menghadiri deklarasi dukungan dari Keluarga Besar Eksponen Tri Karya Golkar: Soksi, MKGR, Kosgoro 57. JK mengapresiasi dukungan terhadap dirinya. Menurut JK dukungan ini merupakan bukti kewajaran dan kewarasan. "Yang pilih sya wajar dan waras," kata JK di Hotel Grand Sahid Jaya, Ahad (8/6).

JK menyindir sejumlah kader Golkar yang tidak mendukung pasangan Jokowi-JK. Menurutnya mereka tidak mendukung karena bersikap taat tanpa mengindahkan hati nurani. "Yang lain taat. Namun taan ada batas sesuai hati nurani," ujarnya.

JK tidak mempersoalkan sikap kader Golkar yang tidak mengikuti instruksi Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakrie mendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Menurutnya ada perbedaan mendasar antara pemilu legislatif dan pemilu presiden. Dalam pemilu presiden sosok figur lebih menentukan ketimbang partai. Artinya, setiap kader memiliki hak menentukan sosok pemimpin yang dianggap pantas dan layak. "Kalau pileg tidak pilih Golkar baru salah," katanya. 

Redaktur : Muhammad Hafil
Reporter : Muhammad Akbar Wijaya
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar