Kamis 24 Mar 2011 16:36 WIB

Kemdiknas Siap Santuni PDS HB Yasin

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Kementerian Pendidikan Nasional (Lemdiknas) siap membantu upaya penyelamatan Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Yasin yang terancam tutup karena keterbatasan dana. "Ini kan pusat atau sumber pembelajaran yang menarik. Oleh karena itu Kemdiknas telah mengirim tim untuk bertemu pengelola guna membahas hal-hal yang menjadi persoalan dan peluang kerja sama," kata Menteri Pendidikan Nasional M Nuh di Kantor Presiden Jakarta, Kamis (24/3).

Menurut Mendiknas, PDS HB Yasin itu adalah aset yang penting untuk pembelajaran sehingga semua pihak memiliki kewajiban untuk ikut mempertahankan, menyelamatkan, mengembangkan dan melestarikan. "Namun persoalannya bukan nanti (PDS HB Yasin) kita ambil tapi bagaimana kita menyelamatkan," ujarnya seraya menambahkan bahwa pemerintah telah mempertimbangkan mengenai bantuan dana.

Ia juga mengatakan akan ada pembahasan lebih lanjut dengan Pemprov DKI Jakarta. Mendiknas berada di Kantor Presiden guna mengikuti Sidang Kabinet dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono mengenai penanganan WNI/TKI yang melanggar izin tinggal di Arab Saudi dan dampak dari radiasi nuklir Jepang.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement