Selasa 17 Apr 2012 07:11 WIB

Tanpa Alasan Jelas, 54 Siswa Semarang Mengundurkan Diri dari UN

Rep: Afriza Hanifa/ Red: Hazliansyah
Siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menyelesaikan Ujian Nasional bahasa Indonesia di SMK Negeri 8 jakarta, Senin (16/4).
Foto: Republika/Agung Supriyanto
Siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menyelesaikan Ujian Nasional bahasa Indonesia di SMK Negeri 8 jakarta, Senin (16/4).

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Sebanyak 54 pelajar SMA dan SMK mengundurkan diri dari Ujian Nasional. Tak ada keterangan jelas penyebab mereka tak mengikuti ujian akhir penentu kelulusan tersebut.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Semarang, Sudjono menuturkan, dari data yang dia dapatkan dari sekolah, tak ada keterangan alasan terang mengapa mereka mundur. Hanya terdapat data jumlah siswa yang mundur, yakni 29 siswa SMA dan 25 siswa SMK se kota Semarang.

"Dari pihak sekolah hanya ditulis mengundurkan diri. Mengapa ndak ikut, ndak diketahui," ujarnya saat dihubungi Republika, Senin (16/4).

Sudjono mengatakan, beberapa alasan mundurnya mereka kemungkinan karena tidak memenuhi persyaratan UN. Selain itu, mungkin dapat juga disebabkan siswa tersebut mundur karena sebelumnya telah lulus paket C, dan sebagainya. Meski demikian, siswa yang mundur UN tahun ini, kata Sudjono, masih dapat mengikuti ujian lain seperti paket C ataupun dapat mengulang setahun dan ikut ujian tahun depan.