Sabtu 07 Dec 2013 10:11 WIB

UIN Malang Lirik Kerja Sama dengan Nigeria

Rep: mohammad akbar/ Red: Damanhuri Zuhri
Gedung perpustakaan UIN Malang
Gedung perpustakaan UIN Malang

REPUBLIKA.CO.ID,

Kerja sama dengan perguruan tinggi Nigeria ini dapat menjadi upaya untuk mewujudkan Fakultas Saintek UIN Malang bisa mencapai universitas kelas dunia.

MALANG -- Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki Malang melirik potensi kerja sama akademis dengan Nigeria. Kampus berjuluk Ulul Albab ini juga siap menampung kehadiran para mahasiswa dari negara di Afrika Barat itu yang ingin menimba ilmu di Jawa Timur.

Rektor UIN Maliki Malang Prof Dr H Mudjia Rahardjo menyambut positif inisiasi yang dilakukan Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek). Inisiasi tersebut terwujud saat menyambut kedatangan rombongan dari Ogun State, salah satu negara bagian di Nigeria, ke kampus UIN Malang pada pekan ini.

Rombongan dari Ogun State ini terdiri atas sejumlah akademisi universitas, elemen masyarakat, dan pemerintah serta kedutaan besar Nigeria. Mudjia mengatakan, sejauh ini pihaknya memang belum menerima mahasiswa dari Nigeria yang belajar di UIN Maliki Malang.

''Dengan adanya kunjungan ini, Fakultas Saintek bisa mengawal pihak Ogun State serta dapat menyokong agar mahasiswa dari Nigeria yang ingin belajar di Kampus Ulul Albab ini dapat lebih dipermudah,'' kata rektor, seperti dilansir dari laman resmi universitas.

Rombongan Ogun State ini datang ke UIN Maliki Malang sebagai rangkaian dari kerja sama dengan pihak Provinsi Jawa Timur. Kerja sama itu dikaitkan dengan masalah ekonomi, pertanian, industri, pendidikan, dan lain-lain.

Khusus kerja sama di bidang pendidikan, Ogun State memilih Fakultas Saintek UIN Maliki Malang sebagai pihak yang memungkinkan untuk memulai kerja sama lanjutan.

Dekan Fakultas Saintek Dr Bayyinatul Muchtaromah mengaku bahagia bisa kedatangan tamu jauh dari Afrika. Ia juga berpesan keinginannya untuk bisa melakukan kunjungan balasan. Ia menjelaskan ke depan pihaknya akan mencoba melakukan kerja sama riset, pengabdian masyarakat, serta pertukaran mahasiswa.

Bayyinatul juga menegaskan kerja sama dengan perguruan tinggi Nigeria ini dapat menjadi upaya untuk mewujudkan Fakultas Saintek menjadi universitas kelas dunia. ''Tak dapat dinafikan lagi impian untuk menjadi world class university,'' kata dosen asal Sidoarjo ini.

Untuk hal lebih teknis, Bayyinatul belum dapat menjelaskan. Namun, ia menyebut perluasan jaringan kerja sama dengan pihak luar negeri ini tentunya akan memiliki nilai positif bagi pihak fakultas.

''Selain memperkenalkan Fakultas Saintek ke pihak luar serta memperkuat sistem dari dalam seperti peningkatan penelitian, jurnal, road map, dan lain-lainnya,'' katanya.

Dalam kunjungan ini, pihak dari Ogun State diberi kesempatan memberikan kuliah umum. Sebagai pemberi materi adalah Oluwande Wuoyo. Honourable Commissioner Ogun State itu memaparkan berbagai macam kondisi yang ada di tempat asalnya. Di antaranya, ia menjelaskan mengenai kondisi alam, pendidikan, industri, hingga kehidupan masyarakat di tanah kelahirannya.

''Saya sangat senang bisa datang ke sini. Di tempat kami juga banyak pengusaha asal Indonesia yang berada di Nigeria. Kami berharap ke depannya bisa melakukan kerja sama lebih dalam,'' kata Oluwande.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement

Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement