REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016 mulai dibuka awal pekan depan. Ketua Umum SBMPTN 2016 Professor Rochmat Wahab mengatakan, pendafataran berlangsung dari 25 April hingga 20 Mei mendatang. Pelaksanaannya akan dilakukan pada 31 Mei 2016.
“Kita sengaja melakukan dalam waktu satu hari untuk mencegah kegaduhan yang tidak diinginkan. Kita mencoba untuk lebih berhati-hati,” kata Rochmat kepada wartawan dalam Konferensi Pers Sosialisasi Pendaftaran SBMPTN 2016 di Gedung D Dikti Senayan, Jakarta, Jumat (22/4).
Setelah melakukan tes tersebut, menurut dia, para peserta akan diminta untuk melaksanakan ujian keterampilan. Ujian ini akan diselenggarakan dari 1 sampai 2 Juni. Dia menegaskan, pelaksanaan ini tidak boleh dari tiga hari demi ketertiban. Untuk pengumumannya akan dilaksanakan pada 28 Juni 2016.
Karena Indonesia memiliki tiga waktu, Rektor Universitas Negeri Yogyatakarta ini juga menjelaskan, patokan pelaksanaannya pada wilayah Waktu Indonesia Barat (WIB). Hal ini berarti pelaksanaan ujian SBMPTN 2016 akan dilakukan dari pukul 07.00 WIB. Dengan kata lain, wilayah lainnya akan diselenggarakan pada 08:00 WITA dan 09:00 WIT.
Sementara ihwal materi ujian, kata dia, terbagi tiga kelompok. Kelompok pertama adalah Saintek yang terdiri dari Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA) dan Tes Kompetensi Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek). Kelompok ujian Soshum akan menerima materi ujian TKPA juga dengan TKD Sosial Humaniora (Soshum). Kemudian kelompok ujian campuran akan mendapatkan seluruh soal yang ada pada kelompok Saintek maupun Soshum.
Untuk bisa mendaftar, para siswa lulusan 2014 dan 2015 harus sudah memiliki ijazah. Sementara siswa lulusan 2016 perlu memiliki Surat Keterangan Lulus Pendidikan Menengah.