REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memperingati Hari Nasional Arab Saudi, 23 September, Kedutaan Besar Saudi Arabia di Indonesia mengundang calon presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto. Tampak hanya satu capres Prabowo yang hadir dalam acara yang memperingati bersatunya suku-suku di jazirah Arab dalam Kedaulatan Saudi Arabia tersebut.
Sedangkan pasangan calon nomor 01, Jokowi yang juga presien dan cawapres Kiai Maruf Amin terlihat tidak menghadiri acara Hari Nasional Arab Saudi tersebut. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon ketika ditanya hanya Prabowo yang hadir terkait dukungan Saudi pada paslon nomor 02. Ia enggan mengaitkan hal itu.
"Saya nggak tahu (Jokowi-Maruf Amin) diundang atau tidak. Kita mendapat dukungan dari mana-mana, ya Alhamdulillah. Tapi kita yang paling penting mendapatkan dukungan dari rakyat Indonesia," ujar Fadli Zon usai menghadiri Hari Nasional Day Arab Saudi di Hotel Sultan, Senin (24/9) malam.
Fadli Zon mengakui Prabowo memang selalu hadir saat peringatan Hari Nasional Arab Saudi setiap tahun. Dan Prabowo, ungkap Fadli, selalu menggunakan pakaian adat tradisional Indonesia untuk menunjukkan kecintaannya pada bangsa Indonesia, seperti yang juga dilakukan masyarakat Arab dengan pakaiannya.
Dari pantauan wartawan pada peringatan Hari Nasional Arab Saudi Senin malam, sebagian tamu undangan yang hadir sebagian besar memang dihadiri kelompok koalisi Prabowo-Sandi. Diantara Ketua DPP PKS, Jazuli Juwaini, Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Fadli Zon, Prabowo Subianto, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.