Kamis 08 Nov 2018 19:42 WIB

ACT Dirikan Dapur Umum untuk Korban Banjir Sumbar

Dapur Umum ACT Sumbar sendiri membagikan 1.000 porsi makanan untuk warga.

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Gita Amanda
Banjir di Sumbar
Foto: antara
Banjir di Sumbar

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatra Barat mendirikan fasilitas dapur umum untuk korban banjir di Nagari Taram, Jorong Subarang, Kabupaten Limapuluh Kota. Meski air mulai surut, sebagian warga masih memilih bertahan di lokasi pengungsian karena intensitas hujan masih cukup tinggi.

Sejak hari pertama banjir terjadi, pada Sabtu (3/11) lalu, tim dari ACT Sumbar langsung turun meninjau lokasi bencana. Tim DERM ACT Sumbar juga ikut mengevakuasi korban banjir serta mengangkat barang-barang warga yang masih bisa diselamatkan.

"Pascabanjir yang terjadi di Nagari Taram, tim DERM ACT Sumbar ikut membersihkan rumah warga yang terdampak banjir dan membuka Posko Kemanusiaan dan Dapur Umum untuk kebutuhan warga sekitar," jelas anggota tim program ACT Sumbar Aan Saputra, Kamis (8/11).

ACT juga menghimpun bantuan bagi korban banjir. Aan menyebutkan, jenis bantuan yang dibutuhkan korban banjir saat ini adalah pakaian sekolah, alat-alat dapur, dan kebutuhan logistik lainnya. Dapur Umum ACT Sumbar sendiri membagikan 1.000 porsi makanan untuk warga terdampak banjir.