REPUBLIKA.CO.ID, LVIV -- Kebuntuan melanda tim panser Jerman kala melakoni laga pembuka grup B Piala Eropa 2012 kontra Portugal di Arena Lviv, Ahad (10/6) dini hari WIB. Hal tersebut tak lepas dari minimnya peluang yang didapat oleh sang ujung tombak, Mario Gomez.
Pendukung setia Die Mannschaft yang hadir di Arena Lviv pun mulai meneriakkan nama Miroslav Klose sebagai solusi kebuntuan. Bak gayung bersambut, sang pelatih, Joachim Loew pun menyiapkan Klose di sisi lapangan. Tujuannya jelas, menggantikan Gomez, runner up pencetak gol terbanyak Bundesliga musim ini.
Tak dinyana, keberuntungan menghampiri Gomez. Pada menit ke 72, umpan silang Sami Khedira berhasil ditanduk oleh bomber Bayern Muenchen tersebut dengan sempurna. Bola yang mengarah ke sisi kiri gawang Seleccao gagal dibendung oleh sang penjaga gawang, Rui Patricio. Jerman unggul 1-0 dan Klose pun kembali ke bangku cadangan.
"Rencana kami berubah karena Mario bekerja keras menjelang akhir-akhir laga," ujar pelatih timnas Jerman, Joachim Loew seperti dilansir Reuters, Ahad (10/6).
Klose akhirnya baru memasuki lapangan pada menit ke 80, tepat di hari ulang tahunnya ke 34. "Ia terlihat kelelahan dan kami membutuhkan kesegaran dari pemain pengganti,"ungkap Loew mengutarakan alasan dimasukkannya Klose.
Sebenarnya, Portugal memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan pada 10 menit terakhir melalui Luis Nani dan Silvestre Varela. Namun, upaya Nani masih membentur mistar gawang, sedangkan upaya Varela mampu digagalkan oleh penjaga gawang, Manuel Neuer. Skor 1-0 bertahan hingga laga berakhir dan Die Mannschaft pun bersanding dengan Denmark di puncak klasemen sementara Grup B.
Seusai laga, Gomez mengutarakan kegembiraannya. "Perasaan saya saat ini sangat baik. Saya berharap dapat membayar kepercayaan yang diberikan oleh pelatih kepada saya," ujar pemain berusia 26 tahun tersebut. Sementara itu, Loew lebih memilih untuk tidak mengomentari pentingnya gol tersebut bagi tim panser. "Kami menang dan itu yang terpenting," ujarnya.