Sabtu 17 Nov 2018 13:42 WIB

Komunis Khmer Merah Habisi Muslim Cham dan Etnis Vietnam

Pengadilan ECCC memutuskan rezim Khmer Merah melakukan genosida.

Rep: Fergi Nadira/ Red: Teguh Firmansyah
Pemimpin Khmer Merah Nuon Chea (92 tahun) dan mantan presiden Khieu Samphan (87) telah didakwa.
Foto: ECCC
Pemimpin Khmer Merah Nuon Chea (92 tahun) dan mantan presiden Khieu Samphan (87) telah didakwa.

REPUBLIKA.CO.ID, PHNOM PENH -- Empat dekade telah dilalui. Selama empat tahun rezim Khmer Merah yang berhaluan komunis berkuasa di Kamboja. Mereka bertanggung jawab atas salah satu pembunuhan massal terburuk abad ke-20.

Rezim brutal tersebut dimulai pada 1975 hingga 1979 yang merenggut nyawa 1,7 juta warga Kamboja. Khmer Merah yang dipimpin oleh seorang Marxis, Pot Lot memaksa warga Kamboja ikut kerja paksa dalam proyek-proyek pertanian dan infrastuktur.

Pembunuhan, deportasi, perbudakan, pemenjaraan, penyiksaan, penghilangan secara paksa, pernikahan paksa serta pemerkosaan harus dihadapi masyarakat Kamboja saat itu.

Sebagian besar keluarga di Kamboja tewas akibat eksekusi mati, penyakit atau kerja yang berlebihan dan kelaparan. Seperti dilansir The New York Times, mantan pengawal Khmer Merah Mea Chrun menceritakan bahwa ia tinggal di perbukitan di Anlong Veng, utara Kamboja. Ia mengakui tahu fakta tentang pembantaian rezim tersebut.