Tuesday, 1 Rabiul Awwal 1444 / 27 September 2022

Tuesday, 1 Rabiul Awwal 1444 / 27 September 2022

 

1 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Stadion Benteng akan Disulap Seperti Istora Senayan

Ahad 02 Dec 2018 20:44 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Bayu Hermawan

Para pemain Persita Tangerang dalam sebuah laga di stadion Benteng, Tangerang.

Para pemain Persita Tangerang dalam sebuah laga di stadion Benteng, Tangerang.

Foto: ANTARA/Lucky R
Renovasi dilakukan untuk menunjang kelancaran Pekan Olah Raga Provinsi Banten.

REPUBLIKA.CO.ID,

 

TANGERANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berencana merevitalisasi Stadion Benteng seperti Istora Senayan. Rencana itu dilakukan demi kelancaran Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Banten yang akan digelar di Kota Tangerang pada 2021.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Dadi Budaeri mengatakan, pihaknya akan segera membuat desain besar pembangunan itu setelah urusan administrasi penyerahan aset Stadion Benteng dari Kabupaten ke Kota Tangerang rampung. Pasalnya, selama ini Stadion Benteng merupakan aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang yang berada di Kota Tangerang.

"Setelah administrasi selesai, kita akan mulai perencanaan. Kira-kira 2019 lah," katanya kepada Republika.co.id, Ahad (2/11).

Dadi mengatakan, pembangunan itu akan sangat berguna kegiatan olah raga di wilayahnya. Selama ini, Kota Tangerang hanya memiliki satu Gelanggang Olah Raga (GOR) dalam ruangan (indoor) di Jalan Damyanti, Kecamatan Tangerang. Menurutnya, GOR itu sudah lama berdiri. Karena itu, lanjut dia, perlu tembahan fasilitas untuk cabang olah raga lainnya.

Ia menjelaskan, Stadion Benteng nantinya tak digunakan lagi untuk pertandingan sepak bola, melainkan gelangan indoor untuk olah raga lainnya. Olah raga itu di antaranya adalah atletik, voli, tenis, dan lainnya. Menurut dia, fasilitas di Stadion Benteng akan bertaraf internasional.

Meski tak lagi digunakan untuk pertadingan sepak bola di Stadion Benteng, Dadi mengatakan, tetap akan dibagun lapangan untuk pembinaan bibit muda dan latihan. Namun tidak untuk menggelar pertandingan profesional.

Sementara untuk stadion sepak bola, ia menambahkan, Pemkot akan membangun di Jalan Benda. Menurut dia, stadion yang akan menjadi markas Persikota Tangerang itu akan dibangun jauh lebih representatif untuk menggelar pertandingan.

Dadi menargetkan, seluruh pembangunan itu akan rampung sebelum diselenggarakannya Porprov Banten 2021. "Nanti kita akan minta bantuan dana juga ke pemerintah pusat dan pemerintah provinsi," kata dia.

Sebelumnya, Manajer Persikota Tangerang Mahdiar mengatakan, pihaknya akan menanti pembangunan stadion sepak bola yang akan menjadi markas klubnya. Ia berharap, stadion itu akan cepat terealisasi, sehingga ketika promosi ke Liga 3 timnya tak perlu repot lagi mencari stadion untuk pertandingan kandang.

"Kita sekarang masih di Liga 3. Sistemnya main di daerah tertentu. Tapi kalau Liga 2 harus punya stadion sendiri," kata dia.

Meski menanti pembangunan stadion baru, ia berharap Pemkot Tangerang akan tetap memfasilitasi lapangan di Kota Tangerang untuk pembinaan bibit-bibit muda pesepak bola. Menurut dia, saat ini semakin banyak lahan sepak bola yang tergusur untuk pembangunan. Akibatnya, anak-anak akan sulit bermain bola.

"Kita intinya setuju dengan rencana Pemkot Tangerang," kata dia.

Kondisi Stadion Benteng sendiri saat ini sangat memorihatinkan. Tempat yang menjadi saksi sejarah kebesaran Persita Tangerang itu tak terawat. Halaman Stadion Benteng kini dijadikan tempat parkir mobil tanki air dan angkutan umum. Sementara sampah plastik berserakan di mana-mana. Tribun stadion pun telah terlihat rapuh, dengan kondisi cat yang kumuh dan mulai terkelupas. Memasuki ke dalam, aroma pesing tercium.

Tak hanya itu, kondisi tribun di sisi utara, selatan, dan timur juga telah tertutupi rumput ilalang. Hanya tribun utama yang kondisinya masih lebih baik, meski tak bisa dikatakan layak. Sampah dan coretan dinding bercampur menandakan tribun tersebut tak dirawat bertahun-tahun lamanya. Hanya kondisi lapangan yang masih digunakan. Itu pun hanya sebagai tempat latigan sekolah sepak bola (SSB) dan turnamen kecil antarklub.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile