REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Musibah tsunami yang menimpa sebagian daerah Lampung Selatan dan Banten menjadi titik konsentrasi Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) dalam memberikan bantuan kepada para korban.
Pada Rabu (26/12), BMH berhasil menyalurkan bantuan untuk warga Desa Kunjir dan Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Lampung.
"Alhamdulillah kami bisa sampai ke Desa Way Muli ini setelah menempuh empat jam perjalanan dari kantor BMH di Bandar Lampung. Kedatangan kami ke Desa May Muli guna menyampaikan amanah dari para donatur yang memiliki kepedulian terhadap kondisi korban yang ada di Lampung Selatan ini," terang Kepala BMH Perwakilan Lampung Nova Tastaftian, melalui rilis yang diterima Republika.co.id, Rabu (26/12).
Tim Laznas BMH bergerak cepat menyampaikan bantuan dari para donatur kepada korban tsunami di Lampung Selatan.
Ia menambahkan, pada gelombang pertama ini, BMH membawakan bantuan berupa makanan cepat saji, perlengkapan bayi, perlengkapan wanita, serta perlengkapan berupa karpet dan selimut untuk kondisi yang lebih nyaman bagi para pengungsi berada di bawah tenda, terutama pada malam hari.
"Kondisi di desa ini cukup parah. Begitu banyak rumah warga yang hancur dan rusak berat, sehingga nyaris semua warga mengungsi," tutur Nova.
Nova mengemukakan, masyarakat Desa Way Muli dan Desa Kunjir berterima kasih kepada para donatur, atas kiriman bantuan melalui BMH. "Terima kasih atas bantuan yang telah dikirimkan untuk kami disini. Bantuan ini membahagiakan kami semua yang hari ini menjadi pengungsi. Semoga segala kebaikan yang telah disampaikan ini mendapatkan balasan kebaikan yang berlipat ganda dari Allah Subhanahu Wa ta'ala untuk seluruh kaum Muslimin yang telah peduli kepada kami," ujar Rijal, seorang pengungsi.