Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

 

29 Safar 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Perahu Nelayan di Bantul Dihantam Ombak, Satu Orang Hilang

Ahad 06 Jan 2019 11:31 WIB

Rep: Neni Ridarineni/ Red: Fernan Rahadi

Tenggelam di laut (ilustrasi)

Tenggelam di laut (ilustrasi)

Foto: Shutterstock
Satu korban berhasil diselamatkan.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Sebuah perahu jukung milik nelayan dihantam ombak tinggi dan terbalik di perairan Pantai Samas, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Ahad (6/1) sekitar pukul 14.00. 

 

Kantor Basarnas Yogyakarta mendapatkan informasi Dari Anggota Dit PolAir Polda  DIY Bapam Bayu, bahwa telah terjadi kondisi membahayakan jiwa manusia dua elayan di hantam ombak dipantai Samas. 

"Mendapatkan laporan tersebut Kepala Jaga Harian (Kajahar) Basarnas Yogyakarta, Nugroho Yuliatmoko langsung merespons dan melaporkan ke Kasubsi Operasi Basarnas Yogyakarta Aditya Dwi Hartanto yang langsung menyiapkan tim penyelamat dan peralatan water rescue," kata Koordinator Humas Basarnas DIY Pipit Eriyanto dalam rilisnya, Ahad (6/1). 

Kronologis kecelakaan laut, kata Pipit, perahu jukung yang hendak pulang dari melaut sebelum sampai pantai dihantam ombak tinggi sehingga perahu terbalik. Melihat perahu terbalik, personel tim SAR dan warga langsung mencoba memberikan pertolongan.

Korban atas nama Yuli Faska (25 tahun,) warga Srihading Sanden berhasil ditemukan. Namun naas bagi Gareng (37 tahun), warga Bugel Kulonprogo, yang tidak bisa diselamatkan. Hingga berita ini diturunkan, korban hilang masih dalam pencarian TIM SAR Gabungan. 

Tim penyelamat melakukan pencarian dari Kantor Basarnas Yogyakarta pada pukul 16.10 WIB diberangkatkan lokasi kejadian musibah (LKM) untuk melaksanakan Operasi SAR. Unsur yang terlibat dari POS TNI AL SAMAS,DitPolair Polda DIY,SAR Linmas wilayah 4 dan potensi SAR lainnya. Pencarian akan dilakukan sampai pukul 18.00 WIB. 

"Untuk pencarian malam tidak ada dan malam hari. Cuma pemantauan sekitar LKM," kata Pipit. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile