REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR – Paling tidak, ada tiga hal yang menunjukkan kesempurnaan iman. “Islam mengukur kecerdasan seseorang dari keimanan dan ketakwaannya. Ada tiga hal yang menunjukkan kesempurnaan keimanan seseorang yang merupakan kecerdasannya,” kata Ustaz Muhajir Affandi MSi saat mengisi pengajian guru Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI) di Masjid Al Ikhlas Bosowa Bina Insani, Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/2).
Pertama, kata Muhajir, selalu berakhlak mulia ketika duduk dengan orang lain. “Sehingga, orang tersebut merasa nyaman,” ujarnya dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Jumat (15/2).
Kedua, hati-hati dan waspada (wara) dalam bertindak. “Selalu berpikir sebelum berbuat, sehingga tidak terjerumus melanggar perintah Allah. Intinya, cerdas dalam bersikap dan bijak dalam bertindak,” tutur dosen UIKA Bogor.
Ketiga, selalu memaklumi memaafkan orang yang bodoh dalam arti tidak mengetahuinya. “Sehingga dia, tidak membalasnya,” paparnya.
Dalam kesempatan tersebut, Muhajir mengupas pesan Alquran Surat As-Syuara ayat 83 sampai dengan 85. "Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh (83), dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian (84), dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan (85)."
“Alquran Surat Asy-Syuara ayat 83-85 ini merupakan doa yang sangat penting kita mintakan kepada Allah SWT. Yakni, minta mendapatkan ilmu, dipertemukan dengan orang saleh, menjadi buah bibir ketika kita sudah tidak ada lagi di dunia, dan menjadi ahli surga. Semoga Allah kabulkan doa kita. Aamiin,” tutup Muhajir.