Thursday, 14 Jumadil Awwal 1444 / 08 December 2022

Thursday, 14 Jumadil Awwal 1444 / 08 December 2022

14 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Chelsea Ajukan Banding Hukuman Larangan Transfer ke FIFA

Kamis 11 Apr 2019 07:14 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Israr Itah

Para pemain Chelsea (ilustrasi)

Para pemain Chelsea (ilustrasi)

Foto: AP/Kirsty Wigglesworth
Chelsea tidak bisa mendaftarkan pemain baru untuk menambah kekuatan.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pengacara yang mewakili Chelsea akan mengajukan banding ke FIFA atas larangan transfer selama dua jendela transfer. Sebab, Chelsea tidak bisa mendaftarkan pemain baru untuk menambah kekuatan skuat mereka untuk musim depan. 

Chelsea dianggap FIFA telah melanggar aturan dengan merekrut pemain asing di bawah 18 tahun. Pada Maret lalu, FIFA menjatuhkan larangan Chelsea mendaftarkan pemain baru. The Blues dihukum usai FIFA menyatakan adanya pelanggaran terhadap 29 kasus dari 92 yang diinvestigasi. FIFA melarang penjualan pemain di bawah usia 18 tahun dari negara yang berbeda. Alasannya, aturan tersebut melindungi eksploitasi dan perdagangan anak.

Baca Juga

Pada November lalu, dari 19 pemain yang dibeli Chelsea selama periode tiga tahun, 14 di antaranya melibatkan pemain di bawah 18 tahun. Hal yang sama pernah menimpa dua klub asal Madrid, Atletico Madrid dan Real Madrid, yang melanggar aturan atas transfer pemain remaja 2016 silam. Sementara Barcelona diberikan 14 bulan larangan transfer karena kasus yang sama pada 2014.

Sejauh ini, FIFA masih menolak untuk menganulir keputusannya terhadap Chelsea, meski proses banding banding masih berjalan. Keputusan tersebut kemudian membuat Chelsea bingung. Menurut Chelsea, sejauh ini pihaknya sangat memperhatikan semua kasus sebelumnya, terkait larangan transfer yang diberikan FIFA. 

"Keputusannya harus dibuat untuk menuda sanksi sampai proses banding selesai. Dalam kasus ini, Chelsea menilai ada ancaman inkonsistensi jika dibandingkan dengan klub Eropa lainnya," kata Chelsea dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Sky Sports, Kamis (11/4).

Seiring dengan pengajuan banding Chelsea, FIFA di hari yang sama juga langsung mempelajari materi yang diberikan oleh pengacara klub. Chelsea memang patut ketar-ketir, mengingat bintang mereka Eden Hazard kemungkinan besar akan hengkang ke Real Madrid. Sehingga mereka mau tidak mau harus mendapatkan penggantinya. Kecuali jika Hazard memperpanjang kontraknya di Stamford Bridge.  Jika tidak, Chelsea harusrela melepas pemain internasional Belgia tersebut secara gratis, karena kontrak Hazard akan habis musim depan. 

Di sisi lain, Chelsea saat ini juga kekurangan striker. Chelsea hanya punya Oliver Giroud. Sementara Gonzalo Higuain, yang berstatus pinjaman dari Juventus, harus kembali ke Italia jika hukuman FIFA diberlakukan. Selain itu, keduanya sudah tidak lagi muda dan tengah berjuang menemukan ketajaman mereka. 

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile