Kamis 20 Jun 2019 21:43 WIB

Harapan Eko Yuli pada Calon Anggota IOC Asal Indonesia

Eko ingin agar kemungkinan Indonesia jadi tuan rumah olimpiade kian terbuka lebar.

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Endro Yuwanto
Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan melakukan angkatan
Foto: ANTARA/Wahyu Putro A
Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan melakukan angkatan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peraih medali emas Piala Dunia Angkat Besi 2019 asal Indonesia, Eko Yuli Irawan, mengaku bangga atas masuknya nama Erick Thohir sebagai kandidat anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC). Atlet asal Lampung itu berharap, Erick dapat membawa dampak positif untuk ajang olahraga dunia, sekaligus mewakili Indonesia.

Selain itu, Eko ingin agar kemungkinan Indonesia menjadi tuan rumah olimpiade semakin terbuka lebar. "Selamat dan semoga sukses untuk Pak Erick Thohir. Semoga bisa membawa dampak positif untuk olimpiade yang kita ikuti, terutama nantinya bisa memperjuangkan Indonesia untuk tuan rumah Olimpiade 2032," kata Eko saat dihubungi Republika.co.id, Kamis (20/6).

Sebelumnya, pengusaha yang juga Ketua Olimpiade Indonesia (KOI), Erick Thohir, dijagokan sebagai salah satu petinggi IOC. Setelah 10 tahun Indonesia tidak memiliki perwakilan, sekarang Indonesia berkesempatan menduduki kursi elite di organisasi olahraga terbesar di dunia.

Majelis Umum IOC memutuskan akan memilih siapa yang menduduki kursi Member IOC, pekan ini. Bersama Erick ada pula Ketua Olimpiade India, Narinder Dhruv Batra dan Presiden Komite Olimpiade Korea Selatan, Kee Heung Lee yang dijagokan menduduki kursi teras IOC.  

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement