Jumat 02 Aug 2019 04:04 WIB

Sensus Penduduk di Masa Peradaban Islam

Sejarawan al-Zugnin dalam tulisannya menjelaskan secara perinci tata cara sensus.

Foto: Infografis Republika
Infografis Sensus Peradaban Islam

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Sejarawan al-Zugnin dalam tulisannya menjelaskan secara perinci tata cara sensus. Ia mengatakan, sensus berjalan atas instruksi khalifah atau bisa pula karena inisiatif gubernur. Kemungkinan lain karena mendesaknya kebutuhan data baru yang harus dimiliki oleh badan kependudukan dan pertanahan.

Pelaksana sensus di lapangan adalah para petugas resmi. Biasanya, mereka adalah pegawai pemerintah di tingkat provinsi. Jangka waktu sensus juga dibatasi, misalnya dua atau enam bulan. 

Para petugas disebar ke sejumlah desa, kota, serta permukiman. 

Penduduk diambil datanya, mulai dari nama, silsilah, usia, jenis kelamin, jumlah anak, pekerjaan, dan sejumlah informasi lainnya. 

Data penduduk meliputi harta kekayaan, luas tanah yang dimiliki, jumlah pohon produktif yang ada, jumlah ternak, hingga pendapatan mereka per bulan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
۞ وَلَقَدْ اَخَذَ اللّٰهُ مِيْثَاقَ بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَۚ وَبَعَثْنَا مِنْهُمُ اثْنَيْ عَشَرَ نَقِيْبًاۗ وَقَالَ اللّٰهُ اِنِّيْ مَعَكُمْ ۗ لَىِٕنْ اَقَمْتُمُ الصَّلٰوةَ وَاٰتَيْتُمُ الزَّكٰوةَ وَاٰمَنْتُمْ بِرُسُلِيْ وَعَزَّرْتُمُوْهُمْ وَاَقْرَضْتُمُ اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًا لَّاُكَفِّرَنَّ عَنْكُمْ سَيِّاٰتِكُمْ وَلَاُدْخِلَنَّكُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُۚ فَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذٰلِكَ مِنْكُمْ فَقَدْ ضَلَّ سَوَاۤءَ السَّبِيْلِ
Dan sungguh, Allah telah mengambil perjanjian dari Bani Israil dan Kami telah mengangkat dua belas orang pemimpin di antara mereka. Dan Allah berfirman, “Aku bersamamu.” Sungguh, jika kamu melaksanakan salat dan menunaikan zakat serta beriman kepada rasul-rasul-Ku dan kamu bantu mereka dan kamu pinjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, pasti akan Aku hapus kesalahan-kesalahanmu, dan pasti akan Aku masukkan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Tetapi barangsiapa kafir di antaramu setelah itu, maka sesungguhnya dia telah tersesat dari jalan yang lurus.”

(QS. Al-Ma'idah ayat 12)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement