Friday, 11 Rabiul Awwal 1444 / 07 October 2022

Friday, 11 Rabiul Awwal 1444 / 07 October 2022

 

11 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Peneliti Temukan Kuburan dari Abad Kedua Masehi di Turki

Jumat 02 Aug 2019 06:20 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Nashih Nashrullah

Kompleks kuburan kuno di Karabuk Turki

Kompleks kuburan kuno di Karabuk Turki

Foto: Daily Sabah
Kuburan diperkirakan berasal dari era Romawi dan Byzantium awal.

REPUBLIKA.CO.ID, KARABUK – Sebuah makam batu yang diperkirakan telah ada pada abad kedua Masehi ditemukan di situs ziarah kuno Kristen di Provinsi Karabuk Turki atau di wilayah Laut Hitam barat.

 

Situs ziarah itu menjadi tempat kelahiran Saint Alypius the Stylite, dan dikenal sebagai Zeugma di wilayah Laut Hitam Turki karena mosaik-mosaiknya telah ditemukan di daerah itu.  

Baca Juga

Tim penggalian yang dipimpin Ersin Celikbas dari Departemen Purbakala Universitas Karabuk telah menemukan benda-benda kuno seperti tiga koin kuno, pengikat tulang, botol keramik, dan  gelas kecil di makam batu itu. 

Celikbas mengatakan pihaknya telah menemukan sebanyak 33 makam dengan ukuran dan bentuk yang berbrda. “Temuan menakjubkan bahwa kuburan itu berasal dari abad kedua Masehi,” kata Celikbas seperti dilansir Daily Sabah pada Jum'at (2/8).  

Celikbas mengungkapkan penggalian tengah dilakukan di Gereja C dan daerah Necropolis. Penggalian akan berlanjut sampai akhir bulan. Dia meyakini timnya telah menemukan temuan penting kedua di area itu yang menjadi penting bagi sejarah situs kuno yang diyakini digunakan sebagai perumahan selama periode Hellenistik akhir, Romawi dan Byzantium awal.  

Dia juga mengatakan bahwa timnya telah mengidentifikasi struktur yang berbeda yang berdekatan dengan Gereja C. Sementara diprediksi sebagai tempat produksi kaca. Sebab sebelumnya tim penggalian menemukan berbagai gelas dengan warna yang sama yang menunjukan adanya bengkel di tempat itu.“Di dasar struktur, sisa-sisa perapian dan batu bara ditemukan,” katanya.

Pekerjaan penggalian di situs kuno awalnya dimulai pada 2003. Sejauh ini proses penggalian telah dilakukan pada  dua pemandian, dua struktur gereja, struktur pertahanan, kuburan batu, teater, dan struktur berkubah. 

 

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile