Ahad 04 Aug 2019 11:49 WIB

Objek Wisata Sekitar Gunung Merapi Aman Dikunjungi

Masyarakat sekitar Gunung Merapi diimbau tak perlu panik

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Hasanul Rizqa
(Ilustrasi) Aktivitas Gunung Merapi.
Foto: Antara.
(Ilustrasi) Aktivitas Gunung Merapi.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Aktivitas guguran Gunung Merapi masih fluktuatif sampai hari ini, Ahad (4/8). Bagaimanapun, objek-objek wisata di area sekitar Gunung Merapi terbilang aman dikunjungi wisatawan.

Manager Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta Danang Samsurizal, mengeluarkan imbauan terkait hal itu. Hingga pagi hari ini, sudah terjadi beberapa kali awan panas dari Gunung Merapi dengan jarak luncur yang semakin jauh.

Baca Juga

Pihak BPBD telah meminta warga di sekitar Kali Gendol untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas Gunung Merapi. Imbauan diberikan pula kepada penduduk di Kawasan Rawan Bencana III.

"Untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan di sekitar puncak Gunung Merapi dengan mewaspadai bahaya lahar yang akan terjadi," kata Danang, Ahad (4/8).

Meski begitu, ia menekankan, masyarakat sekitar Gunung Merapi tidak perlu panik bila terjadi hujan abu. Mereka diminta cukup melakukan tindakan antisipasi gangguan akibat abu vulkanik. "Seperti memakai kaca mata dan masker, menutup sumber air, dan sebagainya," papar Danang.

Pantauan Republika.co.id, wisata Lava Tour masih cukup ramai dikunjungi wisatawan. Jip-jip tetap berseliweran melayani pengunjung yang hendak menikmati pemandangan Gunung Merapi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement