Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

13 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kualitas Udara Buruk, Dokter: Pakai Masker yang Tepat

Rabu 07 Aug 2019 03:45 WIB

Rep: Eric Iskandarsjah Z/ Red: Reiny Dwinanda

Warga menggunakan masker dengan latar belakang suasana gedung bertingkat yang diselimuti asap polusi di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (29/7).

Warga menggunakan masker dengan latar belakang suasana gedung bertingkat yang diselimuti asap polusi di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (29/7).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Kualitas udara buruk, kenakan masker saat beraktivitas di luar ruang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dr dr Agus Dwi Susanto SpP(K) mengatakan, tingginya jumlah kendaraan bermotor di perkotaan menyebabkan masyarakat terpapar polutan berbahaya. Di jalanan, bukan saja partikel debu yang bertebaran, namun juga gas emisi kendaraan.

Agus menilai, gas emisi kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber polusi udara tertinggi di Jakarta. Untuk itu, masyarakat perlu melindungi diri dari paparan polutan.

Baca Juga

"Konsekuensi inilah yang menyebabkan masyarakat kota Jakarta dan perkotaan lainnya perlu melakukan upaya pencegahan yang tepat dari dampak kualitas udara yang buruk," kata Agus yang menjabat sebagai Ketua Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia - RSUP Persahabatan.

Agus merekomendasikan penggunaan respirator dan masker sebagai upaya untuk melindungi diri dari paparan partikel yang dapat menurunkan kondisi kesehatan tubuh. Sebagai dokter spesialis paru, ia pun senantiasa mengimbau masyarakat untuk memakai respirator atau masker yang tepat untuk perlindungan maksimal setiap saat, baik di dalam maupun di luar ruangan.

“Dalam hal ini penggunaan respirator dan masker seharusnya sudah menjadi kebiasaan dalam perlindungan sehari-hari," ujarnya.

Respirator dan masker yang dipilih, menurut Agus, harus memiliki filter atau penyaring debu, kotoran, dan partikel. Kemampuan filtrasinya dapat disesuaikan dengan kondisi dan kegiatan mereka.

"Pakai masker yang tepat, baik saat berada di dalam maupun luar ruangan," ucapnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile