Kamis 22 Aug 2019 15:54 WIB

Selesaikan Kasus UAS, Polisi akan Pantau Aspek Sosiologis

Aparat tidak akan bertindak sembarangan dalam menangani kasus UAS.

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Teguh Firmansyah
Ustaz Abdul Somad (UAS) berjabat tangan dengan pengurus MUI usai memberikan keterangan kepada wartawan saat memenuhi undangan MUI di Jakarta, Rabu (21/8).
Foto: Republika/Prayogi
Ustaz Abdul Somad (UAS) berjabat tangan dengan pengurus MUI usai memberikan keterangan kepada wartawan saat memenuhi undangan MUI di Jakarta, Rabu (21/8).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepolisian hingga kini masih mendalami kasus pelaporan terhadap Ustaz Abdul Somad (UAS). Ulama kelahiran Silo Lama, Asahan, Sumatera Utara itu dilaporkan menyusul video ceramah yang dianggap mengandung kebencian terhadap agama tertentu.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra mengatakan, secara fakta kepolisian memang menerima beberapa laporan terkait kasus tersebut. Namun, dia mengatakan, aparat tidak akan bertindak sembarangan dalam menangani kasus tersebut.

Baca Juga

"Ada beberapa yang sudah dilaporkan dibareskrim dan saat ini sedang ditangani dan proses awalnya saat ini adalah pengkajian," kata Kombes Asep Adi Saputra di Jakarta, Kamis (22/8).

Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah memanggil UAS guna mendapatkan gambaran menyeluruh terkait kasus tersebut. Setelahnya, MUI meminta kasus UAS tidak dibawa ke ranah hukum, tapi diselesaikan secara kultural di antara tokoh agama.