Saturday, 16 Jumadil Awwal 1444 / 10 December 2022

Saturday, 16 Jumadil Awwal 1444 / 10 December 2022

16 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Donald Trump Ingin Gelar KTT G-7 di Resort Golf Miliknya

Selasa 27 Aug 2019 00:54 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Nur Aini

Presiden AS Donald Trump saat konferensi pers bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di KTT G-7 di Biarritz, Prancis, Senin (26/8).

Presiden AS Donald Trump saat konferensi pers bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di KTT G-7 di Biarritz, Prancis, Senin (26/8).

Foto: AP Photo/Andrew Harnik
AS akan menjadi tuan rumah KTT G7 tahun depan.

REPUBLIKA.CO.ID, BIARRITZ -- Amerika Serikat (AS) akan menjadi tuan rumah dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-7 tahun depan. Presiden AS Donald Trump berencana menggelar KTT G-7 di salah satu resor golf miliknya yakni Trump National Doral, yang terletak di dekat Miami. 

Trump mengatakan, resort tersebut adalah pilihan yang sempurna dengan lokasi yang strategis. Resort milik Trump hanya berjarak lima menit dari bandara Miami.

Baca Juga

“Mereka suka lokasi hotelnya, mereka juga suka lokasi resor ini yang tepat di sebelah bandara untuk kenyamanan. Dan itu adalah Miami, Doral, Miami, jadi itu adalah daerah yang hebat," ujar Trump.

Trump mengatakan, rencana lokasi untuk KTT G-7 pada 2020 itu belum final dan masih sebatas usulan saja. Namun dia mengklaim, tidak ada lokasi lain yang bisa bersaing dengan resor golf miliknya. 

"Kami tidak punya tempat lain yang bisa bersaing dengan (Trump National Doral), terutama ketika Anda melikat lokasinya," kata Trump. 

Negara-negara kelompok G-7 secara bergiliran menjadi tuan rumah untuk menggelar pertemuan puncak. Biasanya mereka memilih lokasi yang memamerkan keindahan alam negaranya. 

Trump telah menghadiri KTT G-7 sebanyak tiga kali yakni di Italia, Kanada, dan Prancis. Pada setiap kesempatan, lokasi penyelenggaraan KTT jauh dari bandara sehingga setelah turun dari Air Force One, Trump harus menggunakan helikopter maupun pesawat kecil untuk mencapai lokasi KTT. 

"Tempatnya begitu jauh, perjalanannya sangat panjang, mereka membutuhkan helikopter. Ini adalah tempat di mana Anda dapat menjangkaunya dalam beberapa menit setelah pendaratan," ujar Trump. 

Saat menghadiri KTT G-7 di Prancis, Trump harus berganti pesawat yang lebih kecil agar dapat menjangkau lokasi yang terletak di Biarritz. Meski harus menempuh perjalanan jauh, Trump memuji lokasi KTT G-7 di Prancis yang menghadap ke Atlantik. 

“Kita bisa belajar dari apa yang mereka lakukan di sini, bahkan secara arsitektur, kamar-kamar sudah dirancang dengan baik," ujar Trump. 

Trump menegaskan, dalam KTT G-7 tahun depan, dia tidak akan mengundang tamu mengejutkan seperti yang dilakukan oleh Prancis yang mengundang Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif. "Tidak akan ada kejutan," katanya. 

sumber : Reuters
Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile