Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

13 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Mahasiswa S2 di Bandung Tewas Diduga Bunuh Diri

Selasa 03 Sep 2019 16:01 WIB

Rep: Djoko Suceno/ Red: Israr Itah

Garis polisi.   (ilustrasi)

Garis polisi. (ilustrasi)

Foto: Antara/Oky Lukmansyah
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh rekannya di rumah kos.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Muhtar Amin (25 tahun) mahasiswa program S2 Mikro Elektronik Institut Teknologi Bandung (ITB) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya Selasa (3/9) sekitar pukul 17.30 WIB. Korban meninggal dunia diduga gantung diri di kamar kosnya di Kelurahan Sekeloa, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Kasus tersebut kini ditangani jajaran Polsek Coblong, Polrestabes Bandung.

Kapolsek Coblong, AKP Auliya Djabar kepada para wartawan di Bandung, mengatakan, korban merupakan warga Kecamatan Mojolarang, Kabupaten Sukoharjo, Jawa tengah. Ia mengatakan, dari hasil identifikasi petugas di tempat kejadian perkara (TKP) terungkap korban diduga mengakhiri hidupnya sendiri. 

"Diduga gantung diri di pintu kamar kos," kata dia.

Auliya mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh rekannya di rumah kos tersebut. Saksi yang curiga pintu kamar korban terkunci, berusaha mencari tahu. 

Saat pintu dibuka saksi melihat ada seutas tambang plastik warna biru melilit di kusen kamar kos korban. Saat saksi membuka pintu terhalang oleh jasad korban yang menggantung. "Saksi bersama rekan-rekannya memotong tambang platik tersebut dan jasad korban jatuh di lantai," kata dia.

Saksi bersama pengurus RT setempat, kata Auliya, kemudian melaporkan asus tersebut ke Polsek Coblong. Tak lama kemudian, kata dia, petugas Polsek tiba di lokasi bersama tim Inafis Polrestabes Bandung. Setelah dilakukan identifikasi di TKP, kata dia, jasad korban kemudian dibawa ke RSUP hasan Sakidin Bandung. 

"Kami masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini," ujar dia. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile