Senin 28 Oct 2019 09:20 WIB

Rumahnya Hangus Terbakar, Ibu dan Anak Pingsan 

Lima rumah yang saling berhimpitan hangus terbakar di Sragen.

Rep: Joglosemar/ Red: Joglosemar

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Musibah Kebakaran hebat yang melanda Dukuh Sukorejo, Desa Padas, Tanon, Sragen, Ahad (27/10/2019) pagi, menyisakan cerita pilu. Dua istri pemilik rumah yang ludes sempat jatuh pingsan.

Keduanya merupakan ibu dan anak yang tinggal bersebelahan. Yakni Sugiyem (50), istri Siswanto, dan putrinya, istri Supriyanto. Rumah mereka sama-sama habis terbakar tanpa ada yang tersisa.

Mereka yang saat kejadian berada di pengajian fatayatan, langsung berhamburan pulang. Sesampai di rumah, keduanya tak kuasa menahan tangis histeris dan kemudian jatuh pingsan.

“Iya, istri korban ibu dan anak yang rumahnya habis terbakar, sempat semaput Mas. Karena memang semua habis terbakar, nggak ada yang tersisa,” papar tokoh setempat dan tetangga korban, Irwanto (40) kepada Joglosemarnews.com, Minggu (27/10/2019).

Karena rumahnya ludes, untuk sementara dua keluarga bapak dan anak itu tinggal mengungsi di tempat kerabatnya juga di desa yang sama. Irwanto menuturkan, dalam kejadian itu, total ada lima rumah yang rusak.

“Dua rumah habis, tiga yang lain tersambar dan juga rusak,” terang Irwanto.

Lima rumah milik empat warga di Dukuh Sukorejo RT 5/3, ludes dan rusak berat dalam insiden tersebut. Data yang dihimpun di lapangan, kebakaran hebat itu menghanguskan rumah limasan milik Siswanto (56), satu rumah milik Supriyanto (30), kemudian rumah Tukiman (50) dan Suyanto (51).

“Api bisa dipadamkan pukul 13.30 WIB. Tadi kami menerjunkan tiga unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Pemadaman sedikit terkendala karena lokasi gang yang sempit,” papar Kepala Dinas Satpol PP Sragen, Heru Martono melalui Pelaksana Lapangan Pemadam Kebakaran, Lilik Slamet.

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Agus Jumadi mengatakan dari hasil olah TKP, kebakaran diduga dipicu oleh api tungku di dapur korban yang disinyalir belum tuntas dimatikan.

Kerugian material ditaksir mencapai Rp 280 juta. Namun dari pendataan warga dan korban, total kerugian diperkirakan bisa mencapai Rp 500 juta.

Selain empat rumah dan perabot, serta surat berharga, kebakaran juga membuat seekor sapi milik Tugiman juga terpanggang kobaran api.

 

The post appeared first on Joglosemar News.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan joglosemarnews.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab joglosemarnews.com.
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement