Sabtu 21 Dec 2019 11:52 WIB

In Picture: Petugas Sisir Penggunaan Boraks pada Makanan di Terminal

.

Rep: Thoudy Badai/ Red: Yogi Ardhi

Petugas Puskesmas Setiabudi memeriksa kualitas makanan olahan yang di jual di Terminal Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (21/12). (FOTO : Thoudy Badai_Republika)

Petugas Puskesmas Setiabudi memeriksa kualitas makanan olahan yang di jual di Terminal Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (21/12). (FOTO : Thoudy Badai_Republika)

Petugas Puskesmas Setiabudi memeriksa kualitas makanan olahan yang di jual di Terminal Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (21/12). (FOTO : Thoudy Badai_Republika)

Sampel makanan olahan yang di jual di Terminal Lebak Bulus saat pemeriksaan kualitas makanan di Terminal Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (21/12). (FOTO : Thoudy Badai_Republika)

Petugas Puskesmas Setiabudi memeriksa kualitas makanan olahan yang di jual di Terminal Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (21/12). (FOTO : Thoudy Badai_Republika)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, LEBAKBULUS -- Menjelang musim liburan akhir tahun konsentrasi jumlah penumpang di terminal-terminal turut meningkat. Demikian juga dengan di terminal Lebak Bulus, Jakarta. Seiring dengan jumlah calon penumpang yang bertambah, penjual makanan di sekitar terminal ketiban rezeki. 

Untuk tetap menjaga kualitas makanan olahan yang di jual di Terminal Lebak Bulus tetap terjaga Petugas Puskesmas Setiabudi memeriksa sampel beberapa jenis makanan yang dijual disekitar terminal. 

Pemeriksaan serupa dilakukan di sejumlah terminal bus antar kota dan lintas provinsi lain. Hal ini dilakukan untuk memeriksa penggunaan Bahan Tambahan Makanan (BTM) boraks, formalin dan pewarna makanan berbahaya lainnya.

 

sumber : Republika
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement