REPUBLIKA.CO.ID, MERSEYSIDE -- Carlo Ancelotti geram saat timnya Everton dikalahkan pemain muda Liverpool dalam ajang Piala FA, Senin (6/1).
The Toffes memperpanjang rekor tak pernah menang dalam 23 pertandingan mereka di Anfield usai dibekuk 1-0 lewat gol Curtis Jones di babak ketiga Piala FA tersebut.
Menurut Ancelotti, di babak kedua pemainnya tak mampu bermain dengan cara yang benar di lapangan seperti pada babak pertama.
"Faktanya kami tidak mencetak gol di babak pertama, yang mempengaruhi (performa) di babak kedua, yang mana kami tak cukup bagus," ucap Ancelotti, dikutip dari Sky Sports, Senin (6/1).
Ancelotti mengaku tahu Klopp akan menurunkan pemain muda dalam laga tersebut, sehingga intensitas pertandingan akan tinggi.
Sayangnya, kekalahan tersebut datang bukan karena tingginya intensitas di babak kedua. Namun pemainnya kehilangan energi dan kepercayaan diri.
Setelah pertandingan, mantan bek Liverpool Jamie Carragher menyebut pertandingan itu jadi derby terburuk di Anfield dalam 35 tahun. "Kami akan bicara bersama dan menemukan solusi untuk memperbaiki tim," kata dia.