Jumat 10 Jan 2020 14:04 WIB

Kejati Lampung Belum Bisa Pastikan Tangkap Satono Tahun Ini

Satono merupakan terpidana kasus korupsi yang masuk dalam daftar pencarian orang.

Buronan Satono belum juga tertangkap (ilustrasi)
Buronan Satono belum juga tertangkap (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG -- Asisten Intelijen (Asintel) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, Raja Sakti Harahap mengaku sampai hari ini pihaknya masih mengejar mantan bupati Lampung Timur Satono. Ia adalah terpidana kasus korupsi yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Satono masih dalam pencarian kami," katanya di Bandarlampung, Jumat.

Baca Juga

Dia melanjutkan berdasarkan informasi, Raja Sakti pernah mendengar bahwa Satono pernah berada di salah satu rumah kerabatnya di wilayah Bandarlampung.

"Informasinya benar ada di rumah kerabatnya di beberapa lokasi karena saya ikut juga ke lapangan. Ada beberapa penjaga juga bilang pernah lihat," kata dia.

Dia pun mengaku masih kesulitan untuk menangkap Satono yang merupakan mantan Bupati Lampung Timur itu. Pihaknya terus memantau dan turun untuk memastikan keberadaan.

"Kita masih kesulitan. Kita bukan tidak berani menangkapnya, cuma karena kita belum tahu saja tempatnya, 2020 ini kita belum bisa pastikan tangkap dia," kata dia lagi.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement