REPUBLIKA.CO.ID, LYON -- Olympique Lyon mendapat undian berat pada babak 16 besar Liga Champions. Wakil Perancis itu bertemu Juventus.
Leg pertama berlangsung di Groupama Stadium, markas Lyon, Kamis (27/2) dini hari WIB. Pelatih tuan rumah, Rudi Garcia antusias menatap bigmatch ini.
Ia menyadari kubu tamu lebih diunggulkan menjadi pemenang. Namun segala sesuatu bisa terjadi dalam sepakbola.
Apalagi mereka tampil di rumah sendiri. "Kami harus benar-benar termotivasi dan siap memberi masalah untuk Juventus," kata Garcia, dikutip dari Football Italia, Rabu (26/2).
Ia menegaskan timnya tidak akan fokus pada pertahanan. Artinya ia siap menginstruksikan anak asuhnya tampil menyerang.
Menurut Garcia, untuk mengalahkan Bianconeri, Lyon harus berada dalam puncak permainan di semua aspek. Ia juga berharap pada dukungan penggemar mereka.
"Kami harus bermain sebagai tim dengan solidaritas dan motivasi yang tinggi," ujar eks juru taktik AS Roma ini.
Garcia mengaku telah menonton beberapa pertandingan Juve. Menurutnya, permainan si Nyonya tak banyak berubah kendati telah berganti pelatih.
Saat ini pasukan hitam dilatih Maurizio Sarri. Eks arsitek Chelsea itu identik dengan taktik sepakbola menyerang secara konsisten.
Menurut Garcia bukan perkara mudah mengubah Juve seperti yang diinginkan Sarri. Sebab Bianconeri telah memiliki identitas tersendiri, dalam waktu yang lama.