Ahad 08 Mar 2020 09:14 WIB

Imanol: Sociedad Tidak Pantas dikalahkan Barcelona

Imanol merasa permainan anak asuhnya sangat baik hingga bisa imbangkan Barca.

Rep: Frederikus Bata/ Red: Friska Yolandha
Pemain Sociedad Martin Oedegaard mengungkapkan kekecewaan saat wasit menunjuk titik putih pada laga ke-27 La Liga Spanyol, Ahad (8/3) dini hari.
Foto: AP Photo/Joan Monfort
Pemain Sociedad Martin Oedegaard mengungkapkan kekecewaan saat wasit menunjuk titik putih pada laga ke-27 La Liga Spanyol, Ahad (8/3) dini hari.

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Pelatih Real Sociedad, Imanol Alguacil kecewa berat. Timnya kalah tipis dari Barcelona pada journada ke-27 La Liga.

Tampil di Stadion Camp Nou, markas Barca, Ahad (8/3) dini hari WIB, La Real menyerah 0-1. Melihat keseluruhan jalannya pertandingan, Imanol merasa anak asuhnya tidak pantas mendapat kekalahan itu.

Baca Juga

"Kekalahan yang tidak adil. Kami layak mendapat lebih, setidaknya hasil imbang," kata entrenador 48 tahun, dikutip dari Marca.

Penggemar Barca memberikan siulan untuk pemain mereka sendiri. Itu artinya para Cules kurang puas melihat performa Lionel Messi dan rekan-rekan.

Menurut Imanol itu karena pasukannya tampil baik. Sehingga tuan rumah kesulitan mengembangkan permainan.

"Jika Barcelona tidak dalam performa terbaik, itu karena kami bermain bagus," ujarnya menegaskan.

Sebelum laga ini, ia telah menonton pertandingan Barca melawan Madrid. Setelahnya Imanol mengistruksikan Martin Odegaard cs menekan tuan rumah.

Hasilnya beberapa kali proses transisi kubu tamu membuat pertahanan Raksasa Katalan kocar-kacir. Kendati demikian, penalti Messi pada menit ke-80 membuat perbedaan.

Kini, Sociedad tertahan di peringkat keenam klasemen sementara Liga Spanyol. Skuat Txuri-urdinak mengantongi 43 poin dari 26 pertandingan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement