Saturday, 3 Zulhijjah 1443 / 02 July 2022

Saturday, 3 Zulhijjah 1443 / 02 July 2022

3 Zulhijjah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Penambahan Hari Libur Beri Dampak Positif pada Perekonomian

Senin 09 Mar 2020 10:27 WIB

Rep: Havid Al Vizki/ Red: wisnu

Sejumlah warga memadati Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta pada libur Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Kamis (6/6).

Foto: Republika/Prayogi
EMBED
Penambahan hari libur tingkatkan perekonomian nasional.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menambah libur nasional dan cuti bersama tahun 2020. Hal itu disampaikan langsung oleh Menko PMK Muhadjir Effendy seusai melakukan rapat setingkat menteri, Senin (9/3).

Muhadjir mengatakan, penambahan hari libur itu dirasa perlu karena bisa memberikan dampak yang positif bagi peningkatan perekonomian nasional. Selain itu, penambahan hari libur dan cuti bersama juga bisa digunakan oleh masyarakat untuk saling mengenal satu sama lain.

Adapun empat penambahan hari libur adalah 28 dan 29 Mei untuk cuti bersama Hari Raya Idul Fitri. Lalu cuti bersama Tahun Baru Islam akan jatuh pada tanggal 21 Agustus. Terakhir adalah cuti bersama Maulid Nabi Muhammad yang jatuh pada tanggal 30 Oktober.

 

 

Videografer | Havid Al Vizki

Video Editor | Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 

 
hide ads show ads
desktop mobile