Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

 

18 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Lebih dari 100 Rumah di Bogor Rusak Diguncang Gempa

Selasa 10 Mar 2020 18:13 WIB

Rep: Nugroho Habibi / Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Rumah-rumah yang rusak akibat gempa, Selasa (10/3)( ilustrasi). Desa Purbawakti jadi yang terparah di Kabupaten Bogor akibat diguncang gemapa

Rumah-rumah yang rusak akibat gempa, Selasa (10/3)( ilustrasi). Desa Purbawakti jadi yang terparah di Kabupaten Bogor akibat diguncang gemapa

Foto: Dok Istimewa
Desa Purbawakti jadi yang terparah di Kabupaten Bogor akibat diguncang gempa

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 di Timur Laut Kabupaten Sukabumi terasa hingga Kabupaten Bogor mengakibatkan ratusan rumah di Kecamatan Pamijahan rusak. Sekretaris Camat Pamijahan Yudi Hartono menjelaskan setidaknya terdapat lima desa dilaporkan mengalami kerusakan.

 

Desa tersebut yakni, Desa Cibunian, Desa Purwabakti, Desa Cibitung Kulon, Desa Gunung Bunder I dan Desa Pasarean. "Lebih dari 100 (rumah). Kecamatan masih menyiapkan rekapnya dulu biar lengkap," kata Yudi saat dihubungi melalui telepon seluler, Selasa (10/3).

Baca Juga

Yudi menjelaskan, Desa Purwabakti menjadi desa yang terdampak paling parah dengan jumlah 93 bangunan yang rusak. Adapun rinciannya yakni 50 unit rusak sedang, 38 ringan dan lima unit rumah rusak berat.

Sedangkan, Desa Cibunian setidaknya terdapat 21 bangunan yang rusak. "Di Cibunian ada, 1 rumah rusak berat, 12 rumah rusak sedang dan 5 rusak ringan dan ada mushola," ucap dia.

Sementara, Desa Gunung bunder I, Pasarean dan Cibitung Kulon masih dalam proses pendataan. Dia menjelaskan, pihak kecamatan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah melakukan evakuasi di lapangan.

Sejauh ini, kata dia, pihaknya belum menerima laporan adanya korban jiwa. Hanya saja, terdapat sejumlah warga yang mengalami luka-luka. "Masih dilakukan pendataan ya," ujar dia.

Sebelumnya, Kapusdatinkom BNPB, Agus Wibowo mengatakan telah terjadi gempa bumi berkekuatan 5.0 SR di Sukabumi, Jawa Barat. Gempa dengan kedalaman 10 km itu tidak berpotensi tsunami.

"Gempa ini tidak berpotensi tsunami," tegas Agus dalam pesan tertulis, Selasa (10/3).

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile